Sambel “Embe” Kemasan, Praktis jadi Pilihan

Denpasar (Bisnis Bali)– Siapa yang tidak kenal dengan sambel embe? Sambel khas Bali yang sangat melegenda dan tidak pernah bisa lepas dari menu makanan orang Bali. Hingga kini jenis sambel yang identik dengan bawang goreng ini masih diminati oleh seluruh lapisan masyarakat baik remaja ataupun dewasa.

Kini, inovasi sambel embe kemasan pun menjadi daya tarik masyarakat. Sifatnya yang praktis didukung dengan rasa yang tidak jauh beda dari sambal rumahan, menjadi alasan daya tarik dari sambel ini.

Salah satunya sambel embe yang dikemas dengan nama Sambel Mantu. Owner Sambel Mantu Made Ani Setia Wulan, mengatakan, permintaan sambel embe kemasan miliknya cukup tinggi. Tidak hanya di Bali beberapa wilayah di luar Bali juga telah menjadi target pasarnya. Seperti Jakarta, Tanggerang, Surabaya serta Lombok. “Khususnya di Bali, sudah tersebar di semua wilayah,” katanya.

Selain untuk kebutuhan rumah tangga, jenis sambel goreng yang terdiri dari bawang merah, bawang putih dan cabai ini juga digemari oleh para pekerja di luar negeri. “Banyak pembeli juga yang memanfaatkan sambel kemasan ini untuk dibawa ke luar negeri khususnya kapal pesiar. Ini sudah jadi kebutuhan dan sangat digemari disana,” ungkapnya.

Wulan menambahkan, selain untuk teman makan nasi, sambel embe ini juga biasanya digunakan untuk pendamping lauk. Keunggulan sambel yang diproduksinya, yaitu, dibuat dengan cara tradisional dengan keunggulan bahan baku. Sambel embe kemasan yang diproduksinya juga bebas dari pengawet. Hal ini membuat daya tahan dari sambelnya hanya berlaku 2 bulan. Sambel ini memiliki cita rasa gurih dan crispy.

Disinggung soal harga, Wulan mengatakan untuk harga yang di tawarkan Rp30.000 per jar. Ada dua pilihan rasa, yaitu original dan super pedas. “Dominan rasa yang digemari adalah yang pedas,” imbuhnya. *wid/editor rahadi