Wisman Asal Tiongkok Merajai Kunjungan ke Bali

Denpasar (Bisnis Bali) –
April 2019 jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali tercatat mencapai 476.327 kunjungan. Menurut kebangsaannya, wisman yang paling banyak datang ke pulau dewata merupakan wisman dengan kebangsaan Tiongkok mencapai 19,78 persen pada periode yang sama.
Kepala BPS Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Senin (17/6) mengungkapkan, jumlah kunjungan wisman ke Bali naik hingga 5,94 persen dibandingkan dengan catatan Maret 2019 (m to m). Imbuhnya, April 2019 wisman yang datang ke Bali sebagian besar melalui bandara, yakni mencapai 476.160 kunjungan, sedangkan melalui pelabuhan laut hanya 167 kunjungan.
“Menurut kebangsaan, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada April 2019 adalah wisman dengan kebangsaan Tiongkok 19,78 persen,” tuturnya.
Selain Tiongkok, paparnya wisman yang mendominasi datang ke Bali adalah berasal dari Australia mencapai 18,95 persen, India 5,34 persen, Inggris 5,14 persen, dan Amerika Serikat 4,65 persen, Jepang 4,17 persen, Perancis 3,34 persen, Jerman 3,25 persen, Malaysia 2,80 persen, dan Rusia 2,64 persen. Katanya, dibandingkan dengan Maret 2019 (m to m), dari sepuluh negara dengan jumlah wisman terbanyak, tercatat ada lima negara mengalami peningkatan dengan peningkatan tertinggi berasal dari Perancis mencapai 48,78 persen, disusul oleh wisman dari Inggris yang mengalami peningkatan 14,64 persen, Jerman meningkat 13,42 persen, Australia meningkat 8,75 persen, dan Tiongkok meningkat 5,63 persen.
“Berbeda dengan lima Negara sebelumnya, lima negara asal wisman berikut mengalami penurunan antara lain Malaysia menurun 15,62 persen, Rusia menurun 9,72 persen, Jepang menurun 6,84 persen, India menurun 3,42 persen, dan Amerika Serikat menurun 1,94 persen,” bebernya.
Lanjutnya, jika dibandingkan dengan April 2018 (y on y), lima negara utama asal wisman mengalami penurunan jumlah wisman, penurunan terbesar dicapai wisman yang berasal dari Malaysia mencapai 27,25 persen. Di sisi lain, wisman yang mengalami peningkatan tertinggi
berasal dari Inggris mencapai 13,63 persen.
Sementara itu, secara kumulatif jumlah wisman yang datang langsung ke Bali selama 2019 tercatat mencapai 1.819.209 orang, lebih rendah dibandingkan dengan 2018 (y on y) yang tercatat mencapai 1.819.943 orang, atau turun 0,04 persen. Kunjungan wisman selama 2019 didominasi oleh wisman asal Tiongkok dengan capaian 23,17 persen, di susul Australia 18,34 persen, India 6,02 persen, Jepang 4,33 persen, Amerika Serikat 4,27 persen, Inggris 4,24 persen, Rusia 3,00 persen, Malaysia 2,97 persen, Korea Selatan 2,93 persen, dan Jerman 2,60 persen.
“Dari 10 besar jumlah wisman menurut kebangsaan yang datang ke Bali, peningkatan jumlah wisman berkebangsaan Korea Selatan menjadi paling tinggi, yaitu mencapai 47,27 persen. Sementara wisman asal Malaysia mengalami penurunan terdalam hingga 16,92 persen,” tandasnya.*man