Gelar Festival Yeh Gangga, Tabanan Gelontor Rp 1 M

Tabanan (Bisnis Bali) –
Mendorong potensi wisata di wilayah pesisir pantai, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pariwisata berencana akan menggelar festival Yeh Gangga pada 22-23 Juni 2019. Tak tangung-tanggung, alokasi dana digelontorkan untuk ajang yang ke dua kalinya ini mencapai Rp 1 miliar.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, I Made Yasa didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata I Gusti Bagus Mahajaya, Senin (10/6) mengungkapkan, anggaran Rp 1 miliar untuk festival Yeh Gangga ini merupakan dari APBD yang sumbernya dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Badung. Selain dari APBD, untuk penyelenggaraan festival Yeh Gangga juga telah diusulkan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan.
“Usulan bantuan ke pemerintah pusat tersebut nampaknya disetujui, namun entah berapa. Pastinya bantuan atau support dari pemerintah pusat (Kementrian Pariwisata) dalam bentuk barang,” tuturnya.
Jelas Yasa, mekanismenya nanti ajang festival Yeh Gangga ini akan lebih banyak melibatkan peran serta masyarakat sekitar, khususnya desa adat. Sebab pertimbangannya, masyarakat setempat yang lebih paham akan seluk beluk lokasi di sana, mulai dari kemampuan masyarakat, hingga kemampuan untuk menjaga obyek Yeh Gangga itu sendiri. Bercermin dari itu harapannya, upaya mendorong potensi wisata di Yeh Gangga ini akan terus berlanjut, meski penyelenggaraan festival berakhir nantinya.
“Meski begitu kami akan tetap berkoordinasi. Terkait itu, maka porsinya dengan adanya dana APBD yang bersumber dari BKK Badung ini, kita kerjasamakan penanganan atau pengelolaannya. Namun, tetap setiap pengeluaran dana harus dipertanggung jawabkan nantinya,” ujarnya.
Sambungnya, selain pengelolaan dana dipercayakan kepada desa adat tersebut, desa adat juga dipercaya dalam hal penyusunan acara selama ajang festival Yeh Gangga nanti. Pihaknya, hanya mengarahkan agar dalam ajang festival Yeh Gangga nanti menawarkan nuansa yang identik dengan kegiatan di laut. Diantaranya, itu dicerminkan dengan kegiatan nelayan (bendega), dan lomba kuliner yang menggunakan bahan baku hasil laut.
Sementara itu, tambahnya ajang festival Yeh Gangga yang ke dua ini merupakan rintisan dari ajang serupa sebelumnya. Bercermin dari itu akuinya, ajang tersebut tidak semata-mata berorientasi pada profit atau keuntungan, namun lebih kepada mengangkat potensi obyek wisata Yeh Gangga agar lebih dikenal secara luas sama seperti obyek wisata lainnya yang ada di Kabupaten Tabanan. Terkait itu pula, pihaknya juga akan mengundang organisasi kepariwisataan yang ada di Bali untuk bisa mengajak tamu berkunjung ke Yeh Gangga.*man