WMS Gandeng Wirausahawan agar lebih siap Bersaing

Singaraja (Bisnis Bali) – Di era keterbukaan dan digital seperti sekarang ini dibutuhkan kecerdasan, aksebilitas yang cepat di segala bidang, permodalan, dan juga komunikasi dan diskusi dalam memulai suatu kewirausahaan. Bahkan dalam memulai suatu usaha selain permodalan, dibutuhkan nyali yang besar tapi dibarengi juga dengan pemikiran yang cerdas, dibutuhkan diskusi dan komunikasi untuk dapat membangun usaha itu sendiri.

Oleh karena itu diperlukannya organisasi – organisasi yang dapat menggandeng para wirausaha – wirausaha untuk memulai, mengembangkan, dan memajukan usahanya seperti WMS (Wirausaha Muda Singaraja). Hal itu diungkapkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST. saat membuka secara resmi Gathering Akbar WMS di Hotel Bali Taman baru – baru ini.

Bupati PAS berharap dengan adanya WMS dapat menjadi wadah untuk wirausaha dan calon wirausahawan muda agar nantinya para wirausahawan dapat lebih siap bersaing di bidang usaha, saling berbagi pengalaman melalui diskusi, dan menjadi organisasi yg semakin solid dan semakin maju agar dapat membantu meningkatkan perekonomian di Kabupaten Buleleng yang semakin berkembang. “Kita harapkan wirausahawan muda dapat memacu peningkatan perekonomian Kabupaten Buleleng” pinta  Suradnyana.

Hal Senada juga diungkapkan I Gusti Bagus Ngurah Dipta Negara, ST selaku Ketua Wirausaha Muda Singaraja yang menjelaskan WMS ini merupakan organisasi non pemerintah yang bergerak di bidang kewirausahaan sebagai wadah  pengusaha muda dan calon pengusaha di Kabupaten Buleleng. Ia berharap melalu organisasi yang dipimpinnya ini dapat memberikan manfaat serta pengalaman melalui kegiatan sharing seperti acara gathering akbar ini, dan akan rutin mengadakan kegiatan-kegiatan kewirausahaan seperti field trip atau karya wisata yaitu kunjungan ke tempat usaha yang sudah berkembang, kopi darat sambil sharing (kopi darling), dan ke depannya akan mengadakan lomba-lomba berbasis UMKM dengan tujuan untuk memacu semangat serta memberikan pengalaman untuk para pengusaha muda dan para calon pengusaha di Kabupaten Buleleng.

Sementara  itu founder WMS Gede Subianta Eka Kresnawan menjelaskan tujuan diadakannya gathering akbar ini untuk menyatukan persepsi dan menyatukan visi dan misi. Dengan jumlah anggota dari WMS yang semakin banyak yang saat ini berjumlah 80 orang, ia berharap WMS makin kompak dan bersiap untuk perkembangan yang semakin cepat di Kabupaten Buleleng dan juga menjadikan anggotanya menjadi raja di daerah sendiri. ” Kita ingin putra daerah yang memegang perekonomian dan perindustrian di daerah kita sendiri,” tegasnya.

Untuk perekrutan anggota WMS tidak dibutuhkan syarat khusus yang terpenting ber-KTP Buleleng dari usia 17 sampai 40 tahun dan tidak harus memiliki usaha yang penting ada niat untuk menjadi wirausahawan atau berkeinginan menjadi pengusaha bisa gabung menjadi anggota WMS agar dapat bekal untuk memulai usaha nantinya melali Organisasi WMS. “Menjadi anggota tidak harus punya usaha, ada keinginan untuk memulai usaha juga bisa bergabung agar mempunyai bekal untuk memulai sebuah usaha,” pungkasnya.

 WMS menggelar gathering akbar dengan mengambil tema “Work. Mindset. Solid.” Organisasi yang terbentuk sejak 2013 ini memiliki tekad  ikut serta menggerakkan roda perekonomian dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Buleleng. Acara ini juga dirangkaikan dengan pelantikan anggota baru WMS. *ira/editor rahadi