Libur Lebaran, ATM di Tabanan Dibanjiri Nasabah

transaksi nasabah di salah satu ATM

Tabanan (Bisnis Bali) –
Layanan terbatas yang diberlakukan sejumlah perbankan di Kabupaten Tabanan pada momen cuti bersama Idul Fitri (Lebaran) telah berdampak pada lonjakan transaksi nasabah di beberapa titik mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Di sisi lain, layanan terbatas ini diberlakukan mulai 1 Juni dan berlangsung pada 3, 4, 6 , 7 dan 8 Juni 2019 mendatang.
Dari pantauan dilapangan ATM yang berlokasi di sejumlah kantor cabang bank di Tabanan terjadi peningkatan nasabah dari biasanya. Meski penggunaan ATM meningkat, kondisinya tidak menimbulkan antrian panjang dan semua kebutuhan nasabah bertransaksi di mesin ATM terpenuhi dengan baik, mulai dari transaksi penarikan dana dalam jumlah terbatas hingga melakukan transfer.
Salah seorang nasabah bank, Arya Negara, saat memanfatkan layanan transaksi melalui ATM salah satu bank di Tabanan, Senin (3/6) mengungkapkan, di saat layanan terbatas yang diberlakukan oleh sejumlah bank terkait momen Lebaran tidak membuat pemenuhan atas kebutuhan dana menjadi terhambat. Akuinya, itu tercermin dari kebutuhan dana dengan bertransaksi melalui mesin ATM terpenuhi dengan baik.
“Memang antrian untuk bisa menggunakan ATM lebih banyak dari biasanya, namun kondisi itu masih wajar. Sementara untuk penarikan dana di ATM terpenuhi, bahkan lengkap dengan bukti transaksi (kertas struk transaksi),” tuturnya.

layanan terbatas di Bank BRI Cabang Tabanan

Sementara itu, Kepala Cabang Bank BRI Tabanan, Anditya Mahendra Krishna, di tempat terpisah mengungkapkan, selama pemberlakuan layanan terbatas terkait momen Lebaran ini terus melakukan pemantauan. Yakni, mulai dari ketersediaan dana di ATM yang jumlahnya menyebar di 38 titik lokasi di Kabupaten Tabanan dikondisikan mencukupi semua kebutuhan transaksi nasabah, hingga kelancaran layanan terbatas di Kantor Cabang BRI Tabanan yang dikhususkan untuk pembayaran uang pensiunan, payment poin Polres, SIM, Samsat dan layanan lainnya (misal penebusan BBM).
Jelas Anditya, per hari ini (Senin, 3/6) untuk transaksi nasabah yang terjadi di ATM memang terjadi lonjakan dari biasanya. Prediksinya, lonjakan transaksi per satu ATM ini bisa mencapai satu setengah kali dari biasanya. Sementara kondisi normal ratat-rata untuk penarikan dana di satu ATM bisa mencapai Rp 200 – Rp 300 juta per hari.
“Kami pastikan lonjakan transaksi di ATM ini terpenuhi semua, terlebih lagi khusus untuk ATM di kantor cabang yang memiliki layanan penarikan dan setor tunai, sehingga terjadi perputaran dana memenuhi kebutuhan disaat layanan terbatas pada momen Lebaran ini,” tandasnya.*man