The Keranjang Bali Padukan Shopping dan Teknologi

Mangupura (Bisnis Bali) – Bali tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata karena keindahan alam dan adat istiadatnya. Namun, kini Bali semakin berkembang menjadi wisata kuliner, wisata belanja dan wisata kontemporer yang tersebar di berbagai tempat.

Melihat peluang tersebut, The Keranjang Bali hadir sebagai destinasi wisata serta menjadi pilihan baru bagi masyarakat lokal maupun wisatawan domestik dan mancanegara dalam melengkapi pengalaman liburan di Bali. Bali dalam satu keranjang, itulah konsep utama dari The Keranjang Bali karena memadukan edukasi dan entertainment di satu tempat.

“Konsep Bali dalam satu keranjang, dimaksudkan bahwa kami benar-benar ingin memanjakan pengunjung dengan menawarkan produk yang lengkap serta dipadu dengan teknologi,” ujar Ibnu Riyanto selaku Pengelola The Keranjang Bali, saat acara soft opening di Jalan Raya Kuta, baru-baru ini.

The Keranjang Bali dibangun di lahan seluas satu hektar dengan luas bangunan sekitar 15.000 meter persegi, terdiri dari empat lantai dan satu bassement. Namun untuk sementara dioperasionalkan lantai satu saja untuk shopping, sedangkan secara keseluruhan akan beroperasi mulai Juli 2019. “Selain shopping, nanti akan ada kampung langit atau tempat wisata di atas awan yang memadukan edukasi, entertainment dan teknologi. Lokasinya di lantai tiga dan empat,” jelasnya.

Produk yang ditawarkan diantaranya Batik Bali dan merchandise lainnya, dimana 85 persen merupakan produk lokal Bali. Ke depan tempat ini dirancang menjadi tempat wisata terpadu yang akan dilengkapi dengan Kopi Kebon dan Food Street sehingga mampu menggaet wisatawan lebih banyak lagi ke Bali, khususnya Kuta. “Target market kami adalah wisatawan domestik dan internasional. Khusus wisatawan internasional kami berharap tidak hanya menikmati alam Bali tapi bisa membeli oleh-oleh berupa produk lokal Bali. Dengan begitu perekonomian Bali akan semakin maju dan berkembang pesat,” tutup Ibnu didampingi Erik yang juga selaku pengelola The Keranjang Bali.

Acara soft opening yang dikemas dalam “Malam Rakyat” menyuguhkan berbagai pertunjukan, seperti kesenian Bali dan modern, tradisi Megibung serta penampilan penyanyi nasional Melly Goeslaw. *dar/editor rahadi