Pembibitan Ginsengbisa dari Biji dan Stek

GINSENG yang memiliki banyak khasiat, sangat mudah dikembangkan. Cara perbanyakan juga sangat mudah, bisa dari penyemaian biji dan teknik stek batang.

Dalam budi daya atau bercocok tanam, mempersiapkan benih atau bibit tanaman yang ingin ditanam, adalah langkah utama yang sangat penting. Siswanto penjual tanaman di kawasan Padanggalak mengatakan ada dua cara menanam ginseng, yaitu menanam biji dan metode stek batang.

“Menanam ginseng dari biji memerlukan waktu yang lebih lama, tetapi menanam dari biji akan memberi tanaman ginseng yang lebih sehat dan berkualitas,” terangnya.  Selain itu dari awal pertumbuhan ginseng bisa dikontrol agar tidak menggunakan zat-zat kimia.

“Kalau membudidayakan dari biji, harus pandai memilih biji ginseng, yang memiliki kualitas tinggi. Ini yang sering kali menjadi kendala, bagi mereka yang baru mulai menanam ginseng,” ungkapnya.

Cara menanam ginseng dengan penyemaian biji, yaitu pertama campur tanah gembur, pupuk kandang, arang sekam dengan perbandingan 1:1:1, campur sampai rata. Masukkan media tanam tersebut ke dalam polybag atau pot yang telah disiapkan. “Tanam biji ginseng minimal 1 biji dalam satu polybag, kemudian tutup dengan campuran tanah dan pupuk baru siram dengan sedikit air,” paparnya.

Cara pembibitan kedua, yaitu dengan metode stek batang. Langkah awalnya adalah dengan memilih tanaman induk yang sudah matang dan sehat. “Gunakanlah induk tanaman sehat, tidak terindikasi gejala serangan hama dan penyakit, umur tidak terlalu muda dan terlalu tua, segar dan tidak layu, warna cerah atau mengkilap,” ungkapnya.

Simpan bibit selama tiga hari di tempat yang cukup lembab. Setelah itu baru potong bagian pangkal batang dengan bentuk potongan yang miring kurang lebih 45º menggunakan pisau tajam dan bersih. Rendam pangkal bibit  20-30 menit dalam larutan POC NASA + HORMONIK  +  Natural GLIO angind- anginkan hingga kering. Setelah kering, bibit dapat ditanam dan sebagainya dilakukan sore hari.

Untuk pemeliharaan lakukan penyiraman 2-3 kali sehari dengan air secukupnya. Terkait harga bibit ginseng dikatakan sangat beragam tergantung jenisnya. “Kalau ginseng Jawa harganya mulai Rp 18 ribu, sedangkan ginseng Korea mencapai ratusan ribu,” pungkasnya. (pur)