Mangupura (Bisnis Bali) – Pecalang di Desa Adat Seminyak kini gunakan sepeda motor listrik saat melakukan patroli berkeliling. Penggunaan sepeda motor listrik ini dilakukan setelah mendapatkan bantuan dari PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali dalam program PLN Peduli.

Penyerahan bantuan satu unit sepeda motor listrik ini dilakukan pada Jumat (10/05) di Pantai Double Six. Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Selatan I Made Suamba dalam sambutannya mengatakan, motor listrik diharapkan mampu menjadi kendaraan operasional sehari-hari bagi pecalang.

Pemilihan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional di kawasan Seminyak merupakan bentuk dukungan PLN dalam membangun lingkungan yang lebih bersih. “Pemerintah Provinsi Bali juga megharapkan kita mulai menggunakan kendaraan ramah lingkungan, apa yang kami berikan ini bisa menjadi awal bagi era kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan,” ujar Suamba.

Hal tesebut disambut positif oleh Kelian Desa Adat Seminyak I Made Suromo. Ia menyampaikan, Seminyak juga menaruh perhatian pada sisi kebersihan lingkungan. Suromo berharap bantuan dari PLN ini dapat membantu pecalang dalam melakukan patroli di sekitar Seminyak. “Sepeda motor listrik ini tentu akan sangat membantu pecalang di sini, kami selalu berkeliling menjaga lingkungan 24 jam,” jelasnya.

Tidak hanya melakukan penyerahan bantuan, pegawai PLN UP3 Bali Selatan juga melakukan aksi bersih-bersih pantai di sekitaran Pantai Double Six Seminyak. Hal tersebut sejalan dengan program AKUSTIK yang dijalankan oleh PLN UID Bali sebagai komitmen dalam pengurangan sampah plastik sekali pakai. “Pantai Double Six merupakan salah satu yang paling bersih kondisinya, kami hanya menemukan sampah-sampah kecil saja,” ucap Manager UP3 Bali Selatan. Hal tersebut dibenarkan oleh Kelian Desa Adat Seminyak karena kebersihan dan manajemen sampah sudah dilakukan untuk menjaga kenyamanan wisatawan. *wid