Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima piala penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) 2019 dari Presiden RI Joko Widodo di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (9/5).

Denpasar (Bisnis Bali)- Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar kembali meraih penghargaan di tingkat nasional. Pada awal bulan Mei 2019 ini Denpasar meraih penghargaan di bidang perencanaan dan pencapaian terbaik peringkat 2 besar nasional dalam anugerah Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2019. Penghargaan dalam bentuk piala ini diserahkan langsung Presiden RI Joko Widodo yang diterima Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Kamis (9/5) pada pembukaan Musrenbangnas 2019, RKP 2020 di Shangri-La Hotel Jakarta.

Penghargaan ini atas penilaian dari Kementerian  Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI yang menyatakan Kota Denpasar telah mampu melakukan perencanaan pembangunan dan pencapaian pembangunan terutama dalam bidang smart city, penataan sungai, hingga penurunan angka kemiskinan. Hadir pula dalam penyerahan penghargaan tersebut Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Bambang S. Brojonegoro, para menteri kabinet kerja, gubernur, bupati dan walikota seluruh Indonesia.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, banyak tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan visi Indonesia 2045 (100 tahun Indonesia merdeka). Semua daerah harus menyambungkan titik-titik kawasan industri, kawasan wisata, sentra industri kecil, pusat produksi pertanian dan perkebunan. Reformasi birokrasi dan reformasi struktural harus betul-betul dijalankan. Kelembagaan dan perizinan di pusat dan daerah harus dipotong. Lembaga yang tidak efisien dan yang tidak memberikan kontribusi pada negara akan dihapus. Makin simpel dan sederhana organisasi akan makin cepat dan fleksibel dalam pelayanan dan memutuskan kebijakan. “Jangan teruskan pola dan tradisi lama,” ujar Joko Widodo.

Sementara Walikota Denpasar, Rai Mantra yang didampingi Plt. Kepala Bappeda,  Wisnu Wijaya Kusuma dan Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai, usai menerima penghargaan mengatakan, proses perencanaan pembangunan daerah yang telah dilaksnakan sudah melalui sistem e-planning. Sistem ini juga disebut Denpasar plan dan sudah terintegrasi dengan sistem penganggaran Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD), serta telah menerapkan sistem elektronik cascading untuk memfokuskan perencanaan yang efektif dan efisien.

Dalam inovasi program pelayanan kepada masyarakat telah dilaksanakan berbagai inovasi seperti bidang kesehatan dengan meluncurkan program damakesmas, vaksinasi kanker serviks untuk anak sekolah, Denpasar Safe Community dengan hotline layanan 112. Adapula program Pantastis yakni Pelayanan Antar Jenasah Gratis, Program Denpasar inklusi, Rumah berdaya bagi penyandang skizofrenia, layanan autis, bus sekolah, revitalisasi pasar rakyat hingga revitalisasi sungai. “Fokus kami saat ini yakni melaksanakan program mengurangi sampah plastik dengan menerbitkan Perwali No. 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Intinya program dan inovasi yang kami lakukan di Kota Denpasar harus mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat secara luas,” kata Rai Mantra. *adv/editor rahadi