TANDA TANGAN - Penandatanganan Piagam Pembangunan Zona Integritas (PZI) oleh Bupati Suwirta, Kepala Disdukcapil, Kadis PMPTSP dan Dirut RSUD Klungkung, disaksikan Kapolres Klungkung dan Kepala Kejaksaan Klungkung, Selasa (7/5).

Semarapura (Bisnis Bali) – Untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi yang bersih guna peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Klungkung, Pemerintah Kabupaten Klungkung mencanangkan Pembangunan Zona Integritas (PZI) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung. Tiga unit kerja atau OPD ditetapkan menjadi unit kerja pionir dalam PZI, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Klungkung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Klungkung serta Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung.

Pencanangan PZI ditandai dengan penandatanganan Piagam PZI oleh Bupati Suwirta, Kepala Disdukcapil, Kadis PMPTSP serta Dirut RSUD Klungkung dengan saksi-saksi diantaranya Kapolres Klungkung dan Kepala Kejaksaan Klungkung bertempat di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Selasa (7/5).

I Nyoman Suwirta mengharapkan semua jajarannya saling mengingatkan bila ada hal yang tidak dibenarkan dan di luar regulasi. Menurutnya, korupsi terjadi bukan hanya karena ada kesempatan namun karena ada niat dan gaya hidup yang konsumtif. Untuk itu, dirinya mengimbau semua SKPD untuk menguatkan komitmen agar tidak korupsi dan mengubah pola hidup serta selalu bersyukur atas semua hak yang sudah diperoleh.

“Banyak celah untuk melakukan korupsi, namun hanya komitmen yang kuatlah yang akan membuat kita untuk tidak berbuat korupsi. Maka dari itu mari kita saling mengingatkan jika ada hal di luar regulasi, ubahlah pola hidup supaya tidak menjadi konsumtif serta selalu bersyukur atas semua hak yang sudah diperoleh,” ujar Bupati Suwirta.

Sementara itu Kepala Inspektorat Kabupaten Klungkung, Made Seger mengatakan dipilihnya ketiga unit kerja atau OPD yang ditetapkan sebagai PZI ini berdasakan pertimbangan karena strategis dalam melakukan pelayanan publik, mengelola sumber daya yang cukup besar serta memiliki tingkat keberhasilan reformasi birokrasi yang cukup tinggi. *dar/editor rahadi