Gianyar (Bisnis Bali) – Tiga hari setelah puncak Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Kahyangan Jagat Samuan Tiga Bedulu, dilaksanakan ritual siat sampian dan Ida Bhatara Manca Budal, Minggu.(21/4). Ratusan krama sudah memenuhi areal pura yang dikenal sebagai tempat penyatuan sekte hingga  tercetus desa pakraman dan kahyangan tiga sejak pagi hari.

Mereka bersembahyang sekaligus menyaksikan prosesi siat sampian, parade baleganjur dan  selanjutnya Ngiring Ida Bhatara Manca budal ke soang-soang pura. Siat sampian diikuti ratusan parekan dan permas. Mereka saling lempar dan pukul dengan sampian dari janur yang sudah disiapkan.

Sebelum puncak siat sampian, permas menari nampyog dan ngober nyambung mengelilingi halaman madya pura. Sementara parekan berlarian, saling berpegangan membentuk ombak-ombakan berusaha menggapai bangunan suci sebanyak tiga kali. Prosesi ini disertai dengan tetabuhan yang menambah semangat parekan dan permas untuk memulai siat sampian. Usai prosesi siat sampian Ida Bhatara tedun mepurwa daksina.

Ketua Paruman Pura Samuan Tiga I Wayan Patera menjelaskan, siat sampian sebagai sebuah pertarungan antara dua kekuatan berbeda yakni kebaikan dan keburukan di mana kebenaran nantinya menjadi pemenang. *kup/editor rahadi