Wali Kota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Kepala Balai Riset dan Observasi Laut, I Nyoman Radiarta saat memperlihatkan Aplikasi Laut Nusantara di android dalam acara Peringatan Hari Bumi di Dream Island, Pantai Mertasari Sanur, Senin (22/4).

Denpasar (Bisnis Bali) – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April dengan melakukan bersih-bersih pantai dari sampah plastik, di Pantai Mertasari, Sanur, Senin (22/4). Kegiatan ini juga bersinergi dengan Balai Riset dan Observasi Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, nelayan, perguruan tinggi dan beberapa komunitas lingkungan di Denpasar.

Kegiatan ini dihadiri langsung Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra yang memberikan ponsel (telepon seluler) kepada 75 nelayan Denpasar. Handphone yang diberikan berisikan aplikasi laut Nusantara, sebuah aplikasi berbasis android yang dibangun oleh PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bagi masyarakat Indonesia, terutama para nelayan di seluruh penjuru Nusantara yang berguna untuk mendapatkan informasi mengenai sebaran ikan nasional, sebaran ikan pelabuhan, dan sebaran ikan berdasarkan jenisnya.

Rai Mantra  mengatakan, dalam peringatan hari bumi ini diharapkan kepada semua masyarakat untuk membantu ikut mengurangi sampah plastik dengan saling mengingatkan satu sama lain dalam pengurangan penggunaan kantong plastik. Para nelayan saat berlayar menangkap ikan juga diharapkan ikut serta menjaga kebersihan laut. “Laut sebagai sumber kehidupan mari kita jaga kebersihan dan kelestariannya,” ajak Rai Mantra.

Pada kesempatan tersebut Rai Mantra juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Denpasar dan para pengusaha-pengusaha Denpasar yang sudah ikut perpartisipasi di dalam menyukseskan Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik di Kota Denpasar. “Kita sudah bisa mengurangi 70-80% penggunaan plastik,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Balai Riset dan Observasi Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan PT XL Axiata karena sudah membantu para nelayan Denpasar dengan meberikan handpone yang langsung berisi aplikasi Laut Nusantara.

Sementara Kepala Balai Riset dan Observasi Laut, I Nyoman Radiarta, menyatakan upaya menjaga kelestarian bumi dari ancaman sampah plastik menjadi tanggung jawab bersama seluruh manusia. Melalui riset, manusia mampu menjabarkan wawasan ilmiah sebagai landasan untuk menciptakan kontribusi bagi keberlangsungan kehidupan di bumi.

Ada tiga agenda yang digelar dalam peringatan Hari Bumi ini, yakni aksi lestari dengan bersih-bersih pantai, kelas lestari yakni mengolah sampah plastik jadi bahan bernilai, dan talkshow yang akan digelar hari, Selasa (23/4) di Kampus Unud Sudirman. *wid/editor rahadi