Kantongi Surat dari Pengurus Pusat, Kadin Bali akan Gelar Rapat Pengurus

I Gst Ngurah Adnyana

Denpasar (Bisnis Bali) –
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bali akan kembali menggelar rapat yang rencanya akan digelar pada, Jumat (26/4) mendatang. Berbeda dengan rapat sebelumnya, pada rapat nanti yang merupakan ranah dari dewan pengurus hanya akan melibatkan pengurus harian lengkap. Yakni, para wakil ketua umum (WKU) dan komisi tetap di organisasi Kadin Bali.
WKU Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin Provinsi Bali, I Gst Ngurah Adnyana,Senin (22/4) mengungkapkan, rencana rapat pengurus tersebut untuk menindaklanjuti setelah diterimanya surat keputusan dari Kadin Pusat terkait pemberhentian Ketua Kadin Bali sebelumnya dan mengangkat dirinya sebagai pejabat sementara Ketua Umum Kadin Bali dengan tugas menyelenggarakan rapat pergantian antar waktu untuk sisa jabatan 2015-2020. Imbuhnya, surat tugas tersebut penting, karena itu mencerminkan telah diberikannya kewenangan dari organisasi untuk proses penetapan ketua antar waktu.
“Surat kewenangan dari Kadin Pusat tersebut, saya terima pada Sabtu (20/4) lalu dan dalam surat tersebut isinya menyebutkan memberi kewenangan kepada saya untuk segera menggelar rapat pengurus,” tuturnya.
Jelas Adnyana, dalam rapat pengurus nanti peluang untuk menduduki posisi Ketua Kadin Bali antar waktu masih sangat terbuka bagi yang memenuhi syarat sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ( AD/ ART ) organisasi. Katanya, akan menerima siapa saja yang untuk bersedia maju menjadi Ketua Kadin Bali antar waktu hingga 2020 nanti.
“Rapat pengurus nanti bukan untuk menunjuk siapa yang dipilih, namun kami lebih kepada siapa dari anggota maupun pengurus Kadin yang bersedia mengajukan diri menjadi ketua. Sebab, untuk menjadi ketua, beban tugas dan tanggung jawabnya cukup besar nantinya,” kilahnya.
Terkait itu, akuinya ada banyak nama yang memiliki peluang untuk maju. Sambungnya, setelah rapat pengurus nanti yang telah menghasilkan nama untuk duduk sebagi Ketua Kadin antar waktu, maka proses selanjutnya akan dibuatkan berita acara untuk penetapan pada saat itu juga.
“Dari penetapan nama tersebut, proses berikutnya nama tersebut akan kembali di kirim ke Kadin Pusat untuk mendapatkan SK penetapan,” tegasnya.*man