BANDARA - Seorang gadis Kartini membagikan setangkai bunga mawar di terminal domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Mangupura (Bisnis Bali) – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menghadirkan suasana berbeda bagi penumpang. Di momen Hari Kartini sekaligus Hari Paskah ini, suasana di dalam terminal bandara tampak meriah dengan nuansa khas easter yang berhias telur Paskah, dipadukan dengan personel bandara yang terlihat anggun mengenakan kebaya khas Indonesia.

Di terminal domestik, nuansa Hari Kartini begitu terasa dengan ditempatkannya diorama Batik World, di mana sudut-sudut terminal disulap dengan dekorasi bernuansa batik dilengkapi mannequin yang mengenakan busana batik khas Hari Kartini. Melengkapi dekorasi, manajemen bandara juga menghadirkan standing caption untuk berfoto bagi para penumpang, yang bertuliskan judul kumpulan surat masyhur yang ditulis oleh Sang Pelopor Emansipasi, “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Standing caption ini akan menyala jika penumpang duduk pada kursi dan berfoto.

Untuk menyapa langsung para penumpang, para gadis Kartini berbusana kebaya yang terdiri dari duta bandara dan personel customer service & hospitality membagikan bunga mawar dan suvenir kepada para penumpang yang tengah menanti waktu boarding.

Imelda, seorang penumpang tujuan Surabaya menyatakan pentingnya peringatan Hari Kartini. “Memang harus selalu dikenang untuk jasa-jasanya Kartini. Terima kasih banyak untuk kegiatan ini,” kata Imelda.

“Ini merupakan salah satu wujud upaya kami, untuk tetap dapat menghadirkan pelayanan utama bagi para pengguna jasa, di tengah upaya kami dalam proses pemulihan kondisi terminal yang terdampak kebakaran Jumat lalu,” kata Arie Ahsanurrohim, Communication & Legal Section Head PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Selain pembagian bunga, penampilan live dari band akustik juga dihadirkan sebagai hiburan bagi para penumpang. Penumpang juga berkesempatan untuk ikut bermain dalam permainan yang disediakan, yaitu shock wire dan bounce ball. “Terima kasih banyak untuk event yang sangat indah ini. Terima kasih, Bali Airport,” ujar Bien Sein, penumpang asal India. *dar/editor rahadi