Singaraja (Bisnis Bali) – Even tahunan atau HUT Kota Singaraja yang diselenggarakan Pemkab Buleleng melalui dinas terkait memang bisa menjadi salah satu ajang promosi yang potensial bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Dengan memanfaatkan potensi kunjungan, beragam konsumen di lokasi pameran, diharapkan makin banyak yang mengenal dan bukan tidak mungkin menjadi langganan di kemudian hari. Inilah yang menjadikan pameran-pameran promosi UMKM makin banyak dilirik para pelaku usaha. Pihak penyelenggara juga makin aktif menyusun konsep yang lebih segar agar pameran yang diselenggarakan seperti melalui kegiatan festival, hiburan rakyat hingga pekan apresiasi seni mampu menarik minat konsumen.

Bahkan, Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp,OG. mengungkapkan, melalui pameran promosi UMKM ini nantinya dapat membuka kesempatan untuk memperluas jaringan bagi tiap pelaku usaha. Selain itu diharapkan dengan mengikuti pameran selain sebagai ajang promosi juga dapat meningkatan hasil dari pemilik usaha itu sendiri. “Kita di Buleleng merangkul UMKM salah satunya dengan kegiatan Pekan Apresiasi Seni dan Hiburan Rakyat ini tentunya di bawah koordinasi dari Dinas Perindustrian  dan Perdagangan Kabupaten Buleleng,” jelasnya.

Ia mengatakan, kegiatan Pekan Apresiasi Seni dan Hiburan Rakyat yang diselenggarakan serangkaian HUT ke-415 Kota Singaraja ini, juga menggandeng puluhan UMKM dari berbagai Kecamatan di Buleleng. Terdapat kurang lebih 45 stan UMKM yang memadati Lapangan Gor Bhuana Putra di mana Pekan Apresiasi Seni diselenggarakan terdiri dari stan kuliner seperti bakso babi, sate kakul, kopi khas Buleleng, kerajinan sokasi, kerajinan aksesori, tenun dan songket. *ira/editor rahadi