Bisnis Salon Kecantikan Menjanjikan

Tabanan (Bisnis Bali) –  Bisnis salon kecantikan saat ini menjamur. Ini peluang menjanjikan karena kebutuhan akan perawatan diri dilakukan setiap saat bukan saja kaum wanita tapi juga laki – laki. Demikian Dewi Anggarini, pemilik salon kecantikan di kawasan Kediri, baru – baru ini.

Jenis perawatan diri itu beragam, muka dari fedicure,manicure, krimbarth, cuci muka, suntik lemak, massage, dan lainnya. Semua layanan perawatan diri itu memerlukan kompetensi sehingga manfaatnya teruji dan bisa memuaskan pengguna saja.

Sebetulnya bisnis salon kecantikan tak ubahnya bisnis yang lain. Karena menyangkut perawatan diri maka seorang profesional salon harus lulus pendidikan dan pelatihan salon kecantikan sehingga layanan yang diberikan tak gamang alias asal – asalan. Karena itu berbisnis salon kecantikan tak hanya bermodal skill tapi juga peralatan dan kelengkapan lainnya sehingga setiap pengguna jasa bisa menikmati kenyamanan saat menerima atau menalani perawatan.

Ditanya perawatan yang paling primadona dan memerkukan profesionalisme tinggi dalam layanan yakni, pelurusan rambut atau rebonding. Rebonding diminati konsumen karena memberi hasil yang maksimal dalam merubah penampilan seseorang. Methode pelurusan rambut ada menggunakan sistem papan, ada juga ion. Saat ini pengguna jasa lebih memilih sistem ion karena hasilnya lebih bagus dan permanen.

Pelurusan sistem ion prosesnya rambutnya yang sudah siap di luruskan diberi vitamin dan pelembab dulu. Setelah itu baru diluruskan dengan alat  rebonding yang merubah energi listrik menjadi panas. Ini dilakukan secara bertahan dan setelah dianggap cukup rambut kembali akan diberi vitamin dan terakhir dikeramas. Tak cukup sampai di situ, dalam masa sebulan setelah berbondong wajib menggunakan vitamin rambut untuk mencegah kerontokan.

Soal tarif rebonding bervariasi kisaran Rp 250.000 – Rp 600.000. Tarif ini memberikan kesempatan bagi pengguna jasa menikmati layanan yang terjangkau dengan hasil memuaskan.

Hal senada disampaikan pebisnis salon kecantikan Indra , Indrayani. Katanya bisnis selain kecantikan memang menjanjikan selain rebonding, krimbath, cuci muka, facel, dan lainnya merupakan layanan lazim dan paling sering dilakukan. Hal ini memberikan kesempatan para pebisnis salon meningkatkan layanan sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap ekonomi keluarga.

Dia optimis bisnis salon kecantikan merupakan bisnis prospektif yang harus dikelola profesional dan kompeten. Dengan demikian bisnis ini akan mampu memberi manfaat positif bisnis ini. (gun)