Denpasar (Bisnis Bali) – Camilan atau makanan ringan dewasa ini tak sulit dijumpai. Berbagai jenis camilan banyak dipasarkan baik di kios,warung, gerai hingga on line. Jenis dan bahannya pun beragam mulai dari jajanan pasar, snack, kripik, bahkan yang akhir-akhir ini sedang viral camilan bakwan keladi.

Dilihat sepintas camilan satu ini mungkin terlihat biasa saja, meski penjualnya sekarang menjamur namun memiliki kelebihan yang ditonjolkan. Seperti bakwan keladi Om Hammer yang beralamat di jalan Pulau Kawe Gang Kartika no 6 Denpasar. Bakwan keladi buatan Ketut Dhyana Putra atau yang akrab di sapa Om Dede Hammer, memiliki cita rasa dan sensasi berbeda dengan bakwan keladi lainnya.

“Bumbu dasar mungkin sama dengan bakwan keladi yang lainnya, namun kalau bakwan keladi yang saya produksi sensasi rasanya berbeda karena ada tambahan bahan udang rebon di dalamnya sehingga rasanya jauh lebih gurih dan renyah,” ungkap Om Dede Hammer.

Selain itu bakwan keladinya juga dilengkapi saos cocolan yang pedasnya pas banget dipadukan dengan bakwan keladinya. “Ide membuat bakwan keladi ini bermula dari hobi coba-coba resep, pas kepikiran untuk buat camilan saya coba bikin bakwan keladi karena saat ini camilan ini lagi viral. Dengan coba ditambahkan udang rebon ternyata rasanya jauh lebih enak, asal takarannya pas,” tambahnya.

Saat camilan buatannya dibawa sebagai bekal kerja istrinya ternyata banyak yang suka, dan akhirnya banyak yang pesan, hingga saat Ketut Dhyana Putra terus memproduksi camilan viral dengan harga murah namun rasa tak murahan.

Untuk yang ingin mencoba bakwan keladi buatannya juga bisa memesan dengan on line melalui akunt FB atau IG, harga sudah pasti murah, untuk icip-icip bisa coba beli paket mika isi 12 biji dengan harga Rp10 ribu.

“Respon masyarakat bagus banget, dilihat dari pemesanan dan penjualan dari hari kehari yang terus mengalami peningkatan. Namun karena hanya mengisi waktu luang di tengah pekerjaan sebagai PNS jumlah pembuatan tiap hari terpaksa juga harus dibatasi,” ungkap Om Dede Hammer. (ita)