Disbud Buleleng Rekonstruksi Kesenian yang Hampir Punah

11

Singaraja (Bisnis Bali) –  Sebagai Kabupaten yang memiliki segudang kesenian dan budaya, Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng kembali merekonstruksi kesenian yang hampir punah guna menghargai karya-karya maestro kesenian terdahulu.

Setelah wayang wong Tejakula yang sudah diakui UNESCO  dan Tari Teruna Jaya yang baru diusulkan, kini Dinas Kebudayaan kembali akan merekonstruksi Tari Cendrawasih. Tujuannya untuk menghargai jasa maestro seni dan menghindari tarian-tarian tersebut dari kepunahan.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng Gde Komang mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Buleleng berusaha melakukan penjajagan kembali terhadap tari-tari buleleng yang sempat punah.  Khusus Tari Cendrawasih yang diciptakan mendiang Gde Manik itu disebut memiliki sejumlah perbedaan dengan tari cendrawasih yang ada kini.  Tak hanya tari cendrawasih yang akan direkonstruksi kesenian gambuh juga dilaksanakan hal serupa.

Pihaknya menargetkan tahun depan tari ini harus sudah selesai direkonstruksi. Tarian-tarian yang direkonstruksi memang memiliki gaya dan keunikan tersendiri, tidak hanya dari segi pakaian melainkan dari gerak yang dibawakan pun beragam. (ira)