Bangli (Bisnis Bali) – Kualitas SDM menjadi salah satu faktor penentu sebuah keberhasilan LPD. Karena secanggih apapun teknologi, tak akan berjalan maksimal jika tak dibarengi dengan kualitas SDM. Hal tersebut diungkapkan Ketua Badan Kerjasama (BKS) LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si, di sela-sela acara pelatihan panureksa (badan pengawas), prajuru (pengurus) dan pegawai LPD se-Kabupaten Bangli di Baliwoso, Bangli, Senin (8/10) lalu. Diungkapkannya, potensi SDM menjadi poin penting dalam menjalankan teknologi.

Dengan demikian, penguatan kualitas SDM menjadi hal yang harus dilakukan saat ini ditengah kemajuan zaman dan teknologi. “Sesuai dengan konsep LPD yaitu, berteknologi barat, namun berjiwa timur. Sehingga lembaga tradisional ini bisa dijalankan secara profesional,” ungkapnya.

Melalui pelatihan rutin dalam upaya meningkatkan kualitas SDM, Cendikiawan berharap, keberadaan LPD kian berkembang serta mampu menjadi tumpuan perekonomian desa pakraman. Terlebih lagi diharapkannya, keberadaan LPD mampu mendorong tumbuhnya wirausaha muda, sehingga roda perekonomian pun tumbuh.

Ketua BKS-LPD Kabupaten Bangli, I Ketut Sudana, menambahkan, keberadaan LPD juga diharapkan, terus mampu menjaga kelestarian adat dan budaya masyarakat, sesuai dengan tujuan awal berdirinya LPD. Melalui pelatihan dan diskusi rutin yang dilakukan, diharapkan nantinya mampu mengembangkan LPD bersama-sama khususnya di Bangli.

Sudana menjelaskan, di Bangli sendiri terdapat 159 LPD dengan aset yang mencapai hampir Rp1 triliun. Suka dan duka dalam perjalanan LPD di Bangli pun dirasakan, yang saat ini ada sekitar 7 LPD yang tidak begitu baik dalam perjalanannya. “Namun itu sudah ditangani oleh LP-LPD yang diharapkan kedepan mampu untuk maju bersama,” imbuhnya. (wid)