Tabanan (Bisnis Bali) – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyampaikan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Tabanan dalam Rapat Paripurna DPRD Tabanan yang berlangsung Selasa (9/10) di Ruang Rapat Kantor DPRD Tabanan. Kedua Ranperda tersebut antara lain Ranperda tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2019 dan Ranperda tentang penambahan penyertaan modal pemerintah kabupaten Tabanan pada P.T Penjaminan Kredit Daerah Bali Mandara Provinsi Bali.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi tersebut, Eka mengatakan, anggaran daerah yang merupakan informasi publik adalah cerminan kebijakan daerah yang dituangkan dalam bentuk program dan kegiatan yang diarahkan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Sebab itu, semua wajib berkomitmen agar pelaksanaannya dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

Hal penting lainnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat adalah perlu dukungan berbagai kebijakan sehingga pada gilirannya tercipta peluang yang dapat mengarah pada perbaikan dan peningkatan kesempatan dalam memperoleh pendapatan serta peluang untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

“Apabila kita dapat mengarahkan kebijakan yang tepat dalam ABBD sehingga mendorong upaya untuk penanggulangan kemiskinan, meningkatkan kualitas SDM, penciptaan stabilitas ekonomi dan keuangan serta perluasab tempat kerja, maka akan tumbuh gerakan pembangunan yang sinergis dari pihak yaitu pemerintah, dunia usaha dan masyarakat,” tuturnya.

Dalam Rancangan APBD Kabupaten Tabanan Tahun Anggaran 2019, Pendapatan Daerah direncanakan Rp1,850 triliun lebih mengalami penurunan Rp40,847 miliar lebih atau 2,16 persen dari anggaran induk tahun 2018 Rp1,891 triliun lebih. Belanja daerah direncanakan Rp1,868 triliun lebih mengalami penurunan Rp256,847 miliar. Sehingga terdapat defisit Rp19,520 miliar yang akan ditutup dari pembiayaan netto yang dirancang bersumber dari estimasi silpa tahun anggaran 2018.

Sedangkan mengenai Ranperda penambahan penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Tabanan pada P.T Penjaminan Kredit Daerah Bali Mandara Provinsi Bali merupakan upaya daerah meningkatkan efisiensi , produktivitas dan efektivitas pemanfaatan sumber dana yang ada dalam rangka pemberdayaan ekomomi masyarakat.

“Demikian kata pengantar yang dapat saya sampaikan. Untuk mendapatkan suatu hasil yang optinal kami mengharapkan saran serta masukan dari para anggota dewan yang terhormat, di dalam upaya kita bersama meningkatkan pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial kemasyarakatan serta peningkatan kualitas pelayanan publik menuju terwujudnya Tabanan yang sejahtera aman dan berprestasi,” tandasnya. (man)