I Made Adi Gunarta : Pegang Prinsip Kejujuran dan Keterbukaan

10

Mangupura (Bisnis Bali) – Memegang sebuah kepercayaan, terlebih lagi dalam pengelolaan lembaga keuangan bukanlah hal yang mudah. Namun hal itu bisa dijalankan dengan memegang prinsip kejujuran dan keterbukaan, seperti diungkapkan Kepala LPD Desa Adat Darmasaba, Abiansemal, Badung, I Made Adi Gunarta saat ditemui belum lama ini.

Pria yang sebelumnya menduduki posisi kepala cabang di salah satu bank ternama tersebut, mengaku kunci dari kepercayaan adalah kejujuran. “Mengelola LPD bukanlah hal yang susah, prinsip utama adalah jujur, sehingga kepercayaan masyarakat terjaga dan tidak ragu untuk menempatkan dananya di LPD. Begitu juga dengan lembaga keuangan lainnya, termasuk bank, kejujuran jadi hal yang utama,” ujarnya.

Awal bergabung di LPD 2004 lalu, membangun kepercayaan masyarakat diakuinya sangat sulit. Di samping itu, keadaan LPD yang minus hingga Rp450 juta bukanlah suatu hal yang mudah untuk membangkitkan hingga seperti saat ini yang kepemilikan asset sudah mencapai Rp77 miliar.

Untuk mampu membangun LPD saat itu, dirinya dibantu rekan-rekan pengusaha yang memberikan modal untuk dikelola. Tahap demi tahap dijalaninya, kepercayaan oleh masyarakat pun mulai diraih yang membuat masyarakat tertarik menaruh dananya di LPD kembali.

Awal mula ikut bergabung di LPD dikarenakan melihat banyak kejanggalan yang terjadi. Atas kejanggalan tersebut dirinya ingin memperbaiki. Bergabung di LPD memberinya banyak kelebihan, dia bisa mengabdi kepada masyarakat, bisa ikut berkecimpung dalam kegiatan adat dan masyarakat serta turut serta dalam pelestarian budaya dan bisa menjalankan profesi dalam mengelola keuangan.

Selain itu, keberadaan LPD yang memiliki tujuan meringankan beban masyarakat dengan memberikan kontribusi rutin setiap tahun kepada desa adat, membuatnya termotivasi dalam pengembangan LPD. (wid)