SEBAGAI lembaga keuangan tradisional namun dijalankan secara profesional dengan pemanfaatan teknologi digital menjadi misi LPD saat ini. Tak sedikit LPD yang telah memanfaatkannya mulai dari core LPD hingga LPD mobilie yang juga mampu mengembangkan program lain yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Seperti halnya LPD Desa Pakraman Sogra, Karangasem yang terletak di kaki Gunung Agung telah mampu memanfaatkan sistem LPD mobile serta memberikan pelayanan pembayaran e-samsat. Kepala LPD Desa Pakraman Sogra, I Wayan Putra, mengatakan, adanya program e-samsat di LPD ini guna memberi kemudahan bagi masyarakat dalam menyelesaikan kewajibannya.

Selain itu program ini pun dapat membantu pemerintah dalam program-program yang dimiliki. “Dengan pemanfaatan kecanggihan teknologi saat ini, meskipun Desa Pakraman Sogra ada di pelosok desa, namun sirkulasi keuangan bisa berjalan sesuai rencana,” ungkapnya.

Selanjutnya LPD Desa Pakraman Ketewel yang telah berhasil mengembangkan Bank Sampah melalui bantuan teknologi ditigal. Kepala LPD desa Pakraman Ketewel, I Ketut Wardika, mengatakan, program ini mengajak masyarakat mengumpulkan sampah plastik yang selanjutnya hasil pembelian ini dapat ditabung oleh masyarakat.

“Karyawan kami yang langsung mendatangi masyarakat untuk mengmbil sampah yang dikumpulkan. Selanjutnya pembayaran akanĀ  ditabung jika masyarakat mengingikan, dimana pencatatan tabungan ini langsung terkoneksi ke kantor melalui layanan teknologi digital,” ujarnya.

Program sampah inipun mampu mecatat laba hingga Rp1,3 juta per Juni 2018. Dijelaskannya, program yang dijalankan dari 2015 lalu telah memiliki lebih dari 1.500 nasabah.

Badan Kerjasama (BKS) LPD Bali mencatat, dari 1.433 LPD diĀ  Bali, 300 diantaranya telah menggunaan program core LPD serta 50 LPD sudah menggunakan program LPD mobile. Program tersebut diakui, akan digencarkan secara berkelanjutan untuk LPD seluruh Bali dengan kesatuan program. BKS-LPD pun memberikan subsidi hingga 40 persen bagi LPD yang akan menggunakan go digital dalam operasionalnya. Hal ini bertujuan agar ada kesatuan sistem dan tranparansi oleh LPD, yang akan lebih mudah dilakukan pemantauan nantinya. (wid)