IMF-WB jadi Ajang Promosi Perajin Songket

7

Negara (Bisnis Bali) – Memiliki kesempatan tampil di ajang IMF World Bank Oktober mendatang merupakan peluang yang sangat besar dalam mempromosikan produk. Hal tersebut dirasakan penenun kain songket Jembrana yang diberi kesempatan tampil dalam ajang dunia tersebut.

Saat ditemui di Jembrana, Manager Produksi Kelompok Tenun Songket Putri Mas Jembrana, dr. Ni Luh Wayan Sriadi, mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan produk unggulan yang akan ditampilkan di ajang IMF nanti. Beberapa produk unggulan, mulai dari kain tenun hingga produk turunan akan ditampilkan.

“Songket warna alam serta produk turunan seperti cluth dan scraft yang lebih banyak kami pajang dalam ajang pamarenan tersebut.  Karena tamu asing lebih suka produk jadi, termasuk pakaian (baju) juga akan kami bawa,” ungkapnya.

Menurutnya, diberi kesempatan ikut dalam ajang pertemuan petinggi dunia tersebut merupakan kesempatan yang luar biasa. Hal itu dikarenakan bisa bertemu dengan orang-orang yang memegang kekuasaan di negeri masing-masing dan notabena adalah para pengambil keputusan.

“Bisa memperkenalkan songket Jembrana, dalam ajang itu sungguh luar biasa bagi kami. Ibarat sekali dayung 2-3 pulau terlampaui, yang selain memperkenalkan, kita juga bisa membuka peluang eksport,” ujarnya.

Dengan itu, pihaknya pun megakui persiapan telah diakukan sematang mukin, mulai dari kesiapan produk dan teknis nantinya. Terlebih lagi, diakui dalam kesempatan besar tersebut, dirinya juga mempersiapkan diri untuk menangkan peluang yang ada.

“Kami harus bisa membuka mata dan telinga lebar-lebar nantinya, sehingga sekecil apapun peluang itu, agar tidak sampai terlewatkan,” tuturnya.

Di Kecamatan Jembrana, penenun kain songket tersebar di beberapa desa, di antaranya Desa Pendem, Desa Sangkar Agung, Desa Munduk Kemuning, dan Desa Dangin Tukad. Peluang inipun dikatakannya memberi senyuman bagi para penenun yang tersebar di beberapa wilayah tersebut. (wid)