Denpasar (Bisnis Bali) – Bulan Oktober mendatang Bali akan menjadi tempat penyelenggaraan even berskala besar, yakni IMF-World Bank Annual Meeting di Nusadua. Even tersebut tak hanya diisi pertemuan soal keuangan, namun para delegasi sudah akan menyempatkan diri menikmati keindahan Pulau Bali yang sudah tersohor ke mancanegara.

Selain menawarkan wisata darat, pihak Kementerian Pariwisata juga berencana  menawarkan wisata laut di Bali dan sekitarnya. Sea Safari Cruise telah siap mendukung hal tersebut dengan mengerahkan kapal phinisi. Bahkan, pihak Kemenpar sudah melakukan survei terhadap kapal-kapal phinisi dari Sea Safari Cruise sebelum nantinya menjadi pertimbangan untuk ditawarkan kepada para delegasi IMF-WB.

Meski belum ada kepastian terlibat langsung dalam agenda wisata para delegasi IMF-WB nanti, Director of Marketing Sea Safari Cruise Eva Tanudjaja mengatakan pihaknya tetap menyiapkan paket wisata, salah satunya di Labuan Bajo. Karena menurutnya, lokasi kawasan Labuan Bajo lebih dekat dengan Bali sebagai tuan rumah penyelenggaraan IMF-WB. Selain itu, sudah ada penerbangan langsung dari Bali menuju Labuan Bajo.

“Untuk memfasilitasi apabila memang ada delegasi yang akan menggunakan aktifitas ini, kami sudah menyediakan sebanyak satu unit kapal di Bali, dua unit di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, dan dua unit lainnya di Papua,” kata Eva di sela acara gathering reward untuk 80 agen di Pelabuhan Benoa. Dikatakan, untuk di Labuan Bajo aktivitas yang lebih sering dilakukan adalah diving dengan lama perjalanan mencapai 5-6 hari.

Selama ini, memang tak ada program one day cruise. Tetapi, saat IMF-WB nanti pihaknya akan menyediakan program tersebut. Untuk tujuan perjalanan dari program one day cruise di Labuan Bajo nantinya akan melintasi Pulau Padar, Pulau Komodo, pantai Pink, dan pulau-pulau lainnya. “Nanti kami akan siapkan program one day cruise, karena IMF-WB waktunya singkat,” sebutnya.

Untuk persiapan, saat ini sudah sangat matang.  Bahkan, sebelumnya pihak Kemenpar sudah rutin mengajak Sea Safari Cruise untuk bersama-sama melakukan promosi pariwisata ke luar negeri. Pihaknya sangat berharap bisa berpartisipasi dalam event akbar IMF-WB nanti. “Kemarin kami dapat kabar dari Kemenpar akan melakukan survei ke kapal kami untuk keperluan IMF-WB,” imbuh Eva.

Menurutnya, pada momen yang akan memperoleh perhatian dunia itu, tentunya Indonesia akan mendapatkan dampak ekonomi yang besar dari sektor pariwisata, perhotelan, restoran, hiburan dan lain-lainnya. “Maka terkait itulah, Sea Safari Cruises akan ikut andil di dalam upaya menguatkan dampak positif itu,” tegasnya. (dar)