BISNIS kuliner usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)  terus menunjukkan peningkatan. Kuliner yang disajikan kepada masyarakat juga kian bervariasi. Apa penyebabnya? Berikut laporannya.

Penjualan UMKM kuliner sedikit banyak terdongkrak oleh kehadiran festival-festival yang digelar di Bali. Menurut Direktur Keuangan Adira Finance, I Dewa Made Susila, di lapangan Renon, Minggu (23/9), Pihaknya sudah berkomitmen membantu UMKM kuliner nusantara. Berpijak pada perhatiannya akan potensi serta kemajuan UMKM, Adira Finance, kembali menghadirkan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Festival Pesona Lokal.

“Dalam gelaran tersebut, kota Denpasar menjadi satu di antara sembilan kota yang dipilih untuk kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin mengajak seluruh masyarakat dan keluarga besar Adira Finance termasuk nasabah, mitra bisnis, dan karyawan Adira Finance untuk berpartisipasi, serta mendukung dan mempromosikan kearifan lokal melalui Lomba Karnaval Budaya, Lomba Mural, Kreasi Masakan Daerah, dan Pasar Rakyat (Otomotif, Produk UMKM, Kuliner) dan penghargaan UMKM Terbaik.

“Selain itu pada ajang Festival Pesona Lokal akan kami berikan penghargaan Kota Paling Mempesona, kepada kota yang paling baik menampilkan pesona lokal daerah serta partisipasi masyarakat dan penyelenggaraan  kegiatan Festival Pesona Lokal di kota tersebut,” katanya.

Festival Pesona Lokal Bali berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat, dan diikuti sekitar 4.500 peserta yang terdiri dari ekosistem Adira Finance seperti karyawan, diler, agen, dan mitra bisnis, komunitas, pelajar, dan masyarakat umum.

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Bali atas sambutan hangat dan partisipasinya pada kegiatan hari ini. Semoga kegembiraan dan keseruan ditunjukkan masyarakat Bali juga terjadi di kota-kota selanjutnya, tidak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah setempat dan para sponsor yang telah membantu terselenggaranya kegiatan Festival Pesona Lokal dengan baik, aman dan tertib,” tandasnya.

Acara Festival Pesona Lokal Bali dimulai dengan acara parade Karnaval Budaya yang diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta, yang menampilkan mulai dari baju adat dan musik tradisional hingga seni pertunjukan khas budaya Bali, seperti Ngelawang (Barong Dance), Seni Tabuh Adi Mardagang, Ogoh-ogoh dan banyak lagi.

Karnaval budaya ini juga mengelilingi Lapangan Renon dengan melewati Jalan Cok Agung Tresna menuju Jalan Raya Puputan dengan panjang kurang lebih 1,8 Km. Sejumlah pelaku UMKM menyebut, ada kelebihan ketika mereka mulai berjualan di festival ini.

“Sebelum berjualan di festival ini, nawarin produk paling hanya lewat rekomendasi keluarga atau teman, serta online. Setelah coba di festival, pasarnya jadi lebih luas,” kata Widya, salah seorang pebisnis kuliner khas Bali.

Katanya, kehadiran festival sangat memudahkan para kreator lokal seperti dirinya dalam mengembangkan bisnis. Terlebih, jumlah pengunjung semakin banyak sehingga kesempatan menjangkau customer terbuka lebar. (aya)