Denpasar (Bisnis Bali) – Pangsa Pasar Eropa Tengah dan Timur merupakan pangsa pasar yang cukup besar untuk digarap pariwisata Bali. Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Putu Winastra Jumat (21/9) menilai jika mampu digarap optimal pasar Eropa akan mampu mendongkrak pendapatan pariwisata Bali.

President Director KBA Tur mengungkapkan, di tengah pelemahan rupiah dan penguatan dollar penggarapan sektor pariwisata mampu meningkatkan  devisa negara. Untuk itu, pelaku pariwisata mesti optimal menggarap pasar termasuk pasar Eropa.

Masa tinggal wisman Eropa juga cukup panjang. Mencapai 10 – 15 hari. Pasar Eropa tak  hanya tinggal di Bali Selatan melainkan menyebar di seluruh Bali. Penerbangan Airoflot Rusia akan melakukan penerbangan regular mulai bulan Oktober langsung ke Bali. Ini penerbangan reguler 3 kali seminggu .

“Ini merupakan kabar yang sangat bagus untuk bisa meningkatkan kunjungan wisatawan Rusia ke Bali,” ucapnya.

Pasar Rusia kebanyakan wisatawan berkelas yang tinggal di hotel berbintang dan vila yang berkelas. Selain Eropa Timur dan Tengah ada juga Africa Utara seperti Maroco, Tunisia, Libiya, Algeria merupakan pasar yang cukup potensial,

Saat ini wisatawan dari Afrika Utara kebanyakan datang ke Thailand. Ini dikarenakan pesawatnya direct dari Afrika ke Bangkok.  Menurutnya, para pelaku pariwisata mendorong pemerintah agar memperbanyak rute direct flight ke Bali. Ini dengan demikian wisatawan pasti akan lebih banyak datang ke Bali.

Wisatawan seperti dari Eropa tak membutuhkan waktu panjang untuk datang ke Bali.

“Mereka  perlu lagi transit-transit yang memakan waktu lebih dari 4 jam yang cukup melelahkan,” ucapnya.

Di samping memperbanyak direct flight, destinasi luar Bali hendaknya lebih gencar berpromosi ke negara-negara asal wisatawan.  Putu Winastra meyakinkan melalui promosi wisatawan yang belum tergarap bisa mengetahui kalau Indonesia itu banyak tujuan wisatanya tidak hanya Bali. “Ini juga penting dilakukan agar tamu repeater yang sudah sering ke Bali tidak merasa jenuh dan ada refresh,” yakinnya. (kup)