Denpasar (Bisnis Bali) – Pasar memiliki fungsi dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Keberadaan pasar perlu terus ditata dan dikelola dengan profesional. Tim SNI Pasar Rakyat Kementerian Perdagangan RI kembali memilih Kota Denpasar melakukan pendampingan dan sertifikasi SNI. Kegiatan ini menyasar Pasar Poh Gading, Desa Pakraman Poh Gading Kecamatan Denpasar Utara dan Pasar Nyanggelan Desa Pakraman Panjer Kecamatan Denpasar Selatan.

Kasubid Pengelolahan Sarana Distribusi Kementerian Perdagangan RI, Muh. Anwar Achmad saat beraudiensi dengan Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara mengatakan, pihaknya memilih kedua pasar tersebut karena melihat kesiapan Pemerintah Kota Denpasar. Selain itu kesiapan Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Denpasar dilakukan tak hanya untuk meraih sertifikasi SNI.

Pendampingan dan Sertifikasi tahun ini dilakukan hanya di lima pasar. Selain di Denpasar, sisanya dilakukan di Kabupaten Maros, Kabupaten Jepara dan Kabupaten Sidoarjo. Dari hasil pendampingan tersebut, Pemerintah Kota Denpasar perlu melakukan penataan, sehingga terlihat lebih rapi dan tertata. Selain itu kebersihan juga harus ditingkatkan mulai dari sampah hingga toilet.

Sekda Kota Denpasar AAN Ngurah Rai Iswara memohon bimbingan sehingga tahun ini Pasar di Kota Denpasar kembali meraih Sertifikasi SNI. Untuk mendapatkan Sertifikasi SNI pihaknya siap menindaklanjut berbagai masukan yang diberikan Tim Sertifikasi dan SNI Pasar Rakyat.

Mengingat Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara sangat komitmen untuk memajukan pasar tradisonal yang ada di Kota Denpasar.

Untuk meningkatkan kualitas produk, Pemerintah Kota Denpasar terus melakukan revitalisasi Pasar tradisonal. Dengan dilakukan revitalisasi, dapat meningkatkan kualitas pasar tersebut hingga meraih penghargaan. Ini telah terbukti terjadi di Pasar Sindhu.

‘’Seluruh OPD saya berikan waktu dua minggu untuk menanggapi masukan yang disampaikan tim. Dalam waktu satu minggu selesai tak selesai semua OPD harus menghadap untuk menyampaikan hasilnya. Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam merevitalisasi pasar dalam upaya maksimalkan pelayanan dalam mendukung ekonomi kerakyatan,’’ tegasnya.  (sta)