CENDERAMATA - Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan cenderamata kepada Wakil Ketua Parlemen Republik Rakyat Tiongkok Y.M. Li Bin.

Denpasar (Bisnis Bali) – Gubernur Bali Wayan Koster memaparkan konsep pembangunan Bali ke depan, saat menerima kunjungan istimewa dari Wakil Ketua Parlemen Republik Rakyat Tiongkok Y.M. Li Bin di Kantor Gubernur Bali. Gubernur berharap pemerintah Tiongkok bisa membantu mewujudkan pembangunan khususnya melalui skema hibah untuk pembangunan infrastruktur seperti pusat kebudayaan, kereta lingkar Bali, jalan arteri lingkar Bali dan tol Denpasar-Gilimanuk.

Dalam pertemuan singkat tersebut kedua pihak membahas perkembangan hubungan kedua negara termasuk kemungkinan kerjasama dalam mewujudkan pembangunan untuk kesejahteraan di Bali. Koster memberi apresiasi inisiatif peningkatan hubungan kedua negara dengan kerjasama yang telah terjalin di tingkat pusat.

“Kerjasama konkrit yang telah kami bahas adalah membuka keran wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke Bali agar semakin meningkat. Kami juga membahas kerjasama investasi dan kerjasama dalam pembangunan infrastruktur,” papar pria yang sempat menjadi anggota DPR RI tersebut.

Gubernur memaparkan konsep pembangunan Bali ke depan adalah keseimbangan antara manusia, alam dan budayanya sesuai dengan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Karenanya pembangunan yang mendesak dilakukan adalah pembangunan pusat kebudayaan Bali yang lebih representatif dari art center saat ini.

“Kalau kerjasama ini bisa berjalan mungkin teknologi pertunjukan yang ada di Tiongkok bisa diadopsi ke Bali, sehingga pertunjukan Ramayana, Mahabharata dan pementasan lainnya bisa lebih berkembang dan hidup dengan menggunakan teknologi tersebut,” tukasnya.

Kerjasama di bidang teknologi informasi juga diharapkan bisa dilakukan mengingat Tiongkok juga memiliki kemajuan di bidang tersebut. “Secara umum kami berharap kerjasama ini bisa berjalan,” pungkas Koster. (pur)