KEJARI - Sebanyak 30 calon kajari di seluruh Indonesia berkunjung ke Kantor Kejaksaan Negeri Gianyar, Rabu (19/9).

Gianyar (Bisnis Bali) – Sebanyak  30 calon Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri) di seluruh Indonesia berkunjung ke Kantor Kejaksaan Negeri Gianyar, Rabu (19/9) siang. Rombongan dipimpin Kepala Badan Pendidikan dan  Pelatihan Kejaksaan Agung RI, Amran. Kunjungan calon kajari ini bertujuan studi banding untuk diterapkan  di unit kerja masing-masing. Rombongan diterima Kajari Gianyar, Agung Mardiwibowo beserta jajaran.

Menurut Amran, kunjungan ini sebagai bagian dari pelaksanaan  Benchmarking  sebagai  salah satu  kewajiban siswa mengikuti  pelatihan Kepemimpinan Tingkat III Angkatan II Kejaksaan RI Tahun 2018.

Kejari Gianyar menjadi tujuan peserta diklat karena masuk nominasi wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBBM). Peserta diklat  dapat melihat, mengadopsi dan mengadaptasi program-program unggulannya sehingga nantinya dapat diterapkan bahkan dikembangkan lagi sehingga diharapkan dapat bersaing pada level yang lebih tinggi.

Selain itu, dipilihnya Kejari Gianyar karena memiliki beberapa keunggulan di antaranya  bidang informatika yang bagus dan hubungan kemasyarakatan sehingga layak dijadikan percontohan.

“Kami ingin siswa melihat secara langsung, menilai dan mengadosi program yang ada untuk diterapkan pada unit kerja masing-masing,  ini semacam studi banding,” ucap Amran, SH.MH

Ia berharap, kunjungan ini bisa membawa kejaksaan yang lebih maju dan memiliki kompetensi yang tinggi untuk bersaing di level nasional. Pelatihan tahun ini dilaksanakan di Bali selama 3 hari, pada 18-21 September. Keesokan harinya, rombongan berkunjung ke Puspem Badung. (kup)