Dress Endek Kombinasi Brokat Diminati

167

Mangupura (Bisnis Bali) – Busana endek saat ini banyak digunakan oleh para pegawai baik negeri maupun swasta, sebagai busana kerja. Karenanya desain busana endek semakin banyak ditawarkan ke pasaran oleh para pengusaha butik.

Untuk busana kerja, desain endek yang simpel menjadi pilihan sebagian besar orang. Kadek Emmy pemilik Maheswary collections di kawasan Kuta Utara mengatakan, salah satu desain yang banyak peminatnya adalah Endek dikombinasikan dengan bahan brokat yang warnanya senada. Terkait ide design dikatakan lebih banyak terinspirasi dari majalah – majalah mode, pinterest dan lainnya.

“Endek kombinasi brokat ini dari segi desain memang sangat simpel, tapi dari segi penampilan terlihat sangat elegan dan cantik. Makanya wanita pekerja banyak yang menyukainya, selain itu banyak juga yang tertarik untuk kegiatan resmi,” ungkapnya.

Desain yang satu ini dibandrol Rp475 ribu hingga Rp550 ribu, tergantung kualitas bahan. “Harga dress endek memang layan tinggi, karena dari bahan bakunya yaitu endek memang harganya cukup tinggi. Belum lagi ditambah biaya produksi yang tinggi, makanya selama ini pelanggan kami memang lebih banyak dari kalangan menengah ke atas,” tukasnya.

Persaingan ketat terutama di online shop diakuinya, membuat pihaknya cenderung kalah bersaing dari segi harga.

“Biaya produksi di Bali sangat mahal. Ongkos tukang jahit sangat tinggi dan susah cari tenaganya, ini yang menjadi kendala bagi saya untuk melebarkan usaha,” ucapnya.

Padahal ia mengaku sangat ingin mengembangkan bisnis, agar bisa memasarkan produk sampai ke luar Bali. Namun kendala di tenaga untuk produksi yaitu tukang jahit yang sangat susah dicari menjadi kendala utamanya. Selain itu marketing online juga belum begitu dikuasainya.

“Saya baru belajar marketing online. Ya saya berharap dengan promosi secara online ini, bisa mendongkrak penjualan dan semakin banyak orang mengetahui tentang produk saya,” pungkasnya. (pur)