Agus Andiyasa Tingkatkan Pemahaman Investor

11

SEBAGAI fasilitator, Agus Andiyasa mengakui, peran Bursa Efek Indonesia (BEI) selain terus melakukan sosialisasi juga meningkatkan pemahaman investor terhadap kinerja perusahaan tercatat di BEI.

“Oleh karenanya, BEI mempertemukan investor di daerah dengan perusahaan tercatat agar informasi yang diterima mereka menjadi kian jelas lewat kinerja sehingga akan menumbuhkan investor baru di daerah,” kata Kepala BEI Denpasar tersebut.

Penyelenggaraan Investor Summit 2018 juga akan membuka akses dan hubungan yang lebih luas antara investor dengan perusahaan tercatat yang selama ini mereka pilih. Mengetahui kinerja berbagai perusahaan akan membuka pemahaman dan meningkatkan pengetahuan investor terhadap kinerja peluang emiten-emiten yang bisa dipilih.

Ia pun menyampaikan manfaat tak hanya bagi investor namun juga bagi masyarakat karena mereka dapat secara langsung berdiskusi dengan manajemen terkait dan mengetahui kondisi perusahaan tercatat.

“Utamanya investor di Bali merupakan salah satu pasar potensial. Karenanya dengan adanya sembilan emiten memaparkan kinerja lewat public expose bisa membuat para investor lokal Bali makin mengetahui kinerja emiten sehingga antara investor dan emiten saling memahami kondisi ekonomi saat ini,” paparnya.

Menurutnya ada sembilan emiten yang memaparkan kinerja itu yakni Bank Mandiri, Dyandra Media International, Martina Berto, Sarana Menara Nusantara dan Waskita Karya. Selain itu pada hari kedua dari Waskita Beton Precast, Cahayasakti Investindo Sukses, Lippo Karawaci dan PT Timah.

Keuntungan bagi perusahaan tercatat memaparkan kinerjanya langsung ke investor lokal, kata Agus, tentu bisa menarik investor dan memberikan kepercayaan bila emiten yang mereka pilih dalam kondisi baik. Selain itu, informasi kinerja perusahaan tercatat akan tersebar kepada investor secara lebih luas.

“Ini juga bentuk kewajiban perusahaan untuk melakukan paparan publik,” jelasnya. (dik)