Penggabungan Strategi Penjualan Konvensional dan Online jadi Pilihan

9

Denpasar (Bisnis Bali) – Di era teknologi yang maju dan semuanya terhubung dengan smartphone menjadi sarana pendukung dalam pemasaran produk otomotif. Penjual mobil bekas hingga diler pun memanfaatkan era kemajuan teknologi tersebut dengan mengkombinasikan penjualan konvensional dengan online.

Marketing diler Toyota, Irwan Faisal di Sanur mengakui, semua perusahaan kini memanfaatkan era teknologi dalam mendukung penjualan produk. Sistem online dan media sosial salah satunya, pada 2018 ini tumbuh sangat cepat seiring era keterbukaan dan dukungan gawai yang kian canggih.

“Benar bila ada anggapan bila dunia kini berada di genggaman. Dengan menggunakan smartphone bisa melakukan segala bisnis termasuk penjualan mobil,” nilainya.

Meskipun tahun ini dianggap sebagai tahun yang berat, namun perusahaan optimis melalui strategi pasar yang tepat akan masih mendukung performa penjualan. Salah satunya menyasar pasar online yang kini makin tumbuh tinggi berkat smartphone yang kian banyak digunakan konsumen.

Strategi pasar ini sebenarnya tak banyak ada perubahan, hanya cara dan metode yang beda setiap penjual. Pemasaran secara online kian terbuka selain konvensional. Ia  optimis kombinasi strategi masih menjadi salah satu solusi meningkatan penjualan mobil mengingat transportasi ini yang cukup ekonomis, aman, dan cepat.

Hal sama dikatakan pengelola mobil bekas di Imam Bonjol, Wirawan. Untuk meningkatkan angka penjualan saat ini, pihaknya bekerja sama dengan beberapa diler mobil bekas dan coba-coba pemasaran online. Tujuannya saling melengkapi stok jenis mobil yang dicari konsumen.

Tipe mobil diminati masih pembuatan 2010 ke atas. Menjaga kualitas mobil pihaknya sangat teliti dalam memilih mobil dari tampak luar, mesin, tahun pembuatan, kelengkapan surat-surat, hingga warna. (dik)