Nikmati Makan Sate dengan Bumbu Plecing

22

Denpasar (Bisnis Bali) – Selama ini kita mengenal berbagai jenis sate yang menawarkan rasa berbeda, disesuaikan dengan pengolahan dan bumbu yang digunakan. Tak jarang di daerah tertentu juga punya menu khusus yang menjadi ciri khas, seperti sate padang. Di Bali khususnya Buleleng juga ada sate khas yakni sate plecing.

Biasanya kita mengenal bumbu plecing dengan sayuran, namun untuk menu kali ini bumbu plecing digunakan untuk pelengkap sate. Soal rasa sudah pasti enak dan pas. Daging yang digunakan biasanya daging babi yang sedikit lemak. Selain babi juga bisa digunakan daging ayam atau sapi.

Di Denpasar juga banyak rumah makan yang menawarkan hidangan sate plecing khas Singaraja ini, baik dijual secara khusus atau sebagai tambahan pada nasi campur. Biasanya rumah makan yang menyediakn sate plecing secara khusus juga ada menu pendamping lainnya seperti soto babi dan siobak.

“Rasanya berbeda, karena bumbunya seperti bumbu plecing, yang didominasi rasa pedas manis, ditambah soto babi pas untuk mengisi perut saat waktu makan tiba,” ungkap Leeyuan salah seorang pengunjung rumah makan sate plecing di Denpasar.

Rumah makan yang selalu ramai pengunjung ini menyediakan sate dengan pilihan daging ayam dan babi serta soto babi. Satu porsi sate plecing ayam dijual Rp20 ribu sedangkan sate babi Rp25 ribu.

Sementara pedagang nasi campur Singaraja di bilangan jalan Gatot Subroto juga mengatakan tetap membuat sate plecing untuk tambahan menu nasi campurnya. “Kalau ga buat kayak ada yang kurang, pelanggan juga suka sate plecing ini karena rasanya yang pedas manis,” ungkap Bu Aryani pemilik rumah makan tersebut. (ita)