SERAHKAN FASILITAS - Tim Program Kemitraa Masyarakat (PKM) menyerahkan fasilitas pendukung kegiatan kepada Sanggar Seni Tari Jari Menari di di Jalan Swakarya Baru No. 8, Kelurahan Dangin Puri, Denpasar, Bali.

Denpasar (Bisnis Bali) – Anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak yang memiliki keunikan tersendiri dalam jenis dan karakteristiknya, yang membedakan dengan anak-anak normal pada umumnya. Anak berkebutuhan khusus (ABK) ini juga sangat memerlukan layanan pendidikan yang tepat sesuai kebutuhan dan karakteristiknya.

Dalam menghimpun ABK untuk dapat berproses sosial, menggali potensi yang dimiliki, mampu setara dengan anak-anak reguler, dan menbangun ruang komunikasi untuk keluarga, sangat diperlukan suatu wadah seperti sanggar seni tari untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas mereka.

Melihat besarnya potensi sanggar seni tari ABK, dengan bantuan dosen di perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat, Tim Pengabdian Universitas Mahasaraswati Denpasar yang diketuai Ida Ayu Nyoman Yuliastuti, SE., M.Si dengan Anggota I Wayan Eka Artajaya, SH., M.Hum dan I Nyoman Adi Susrawan, S.Pd., M.Pd, mendapatkan hibah DRPM Dikti pendanaan 2018 untuk skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM).

Program ini berlokasi di Sanggar Seni Tari Sekar Dewata yang dikelola I Ketut Gede Bendesa, S.Sn di Banjar Serongga Kelod, Desa Serongga, Gianyar, Bali dan Sanggar Seni Tari Jari Menari yang dikelola Ni Luh Putu Sri Indrawati, SP yang beralamat di Jalan Swakarya Baru No. 8, Kelurahan Dangin Puri, Denpasar, Bali.

Kedua sanggar yang menjadi mitra pengabdian ini selain aktif mengajar beragam jenis tarian pada anak-anak berkebutuhan khusus, juga aktif mengikuti pertunjukkan dan aksi sosial lainnya, serta aktif  mengadakan acara pentas salah satunya Pentas Seni Batan Bingin. Dalam latihan kedua sanggar seni tari ini masih menggunakan cara demontrasi langsung dari pengajar dengan memberikan kode-kode manual yang dibuat sendiri oleh pengajarnya.

Dalam menjalankan program ini, tim pengabdian telah mampu melaksanakan kegiatan sesuai perencanaan yaitu pengadaan beberapa peralatan seperti sound system, LCD, layar proyektor, dan kaca cermin yang berguna dalam memperlancar proses latihan dan acara pentas sanggar.

Pendampingan dalam pengurusan izin operasional sanggar, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sanggar, dan pendampingan pembuatan laporan keuangan yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran dan kualitas pengelolaan sanggar.

Dalam hal pemasaran kedua sanggar ini, tim pengabdian juga telah melaksanakan kegiatan berupa pengadaan papan nama dan pembuatan website untuk meningkatkan promosi sanggar agar dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat umum. (wid)