Denpasar (Bisnis Bali) – Untuk mencegah kecelakaan listrik, PLN Distribusi Bali mensosialisasikan bahaya kelistrikan kepada Bhyangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibnas) se-Kota Denpasar. Sosialisasi dilakukan pada Jumat (7/9), di PLN Area Bali Selatan, Rayon Denpasar.

Manajer PLN Area Bali Selatan I Made Suamba menyampaikan, PLN berharap listrik yang disalurkan dapat memberi manfaat dan membantu masyarakat.

“Listrik sama halnya dengan senjata, bisa berbahaya bisa juga bermanfaat. Sesuai dengan bagaimana kita menggunakannya,” ujar Suamba.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kanit Binpolmas Polresta Denpasar AKP Ni Ketut Purnamawati, SH. “Sosialisasi ini ditujukan untuk melindungi masyarakat, begitupun bagian dari tugas kami. Semoga bisa bekerja sama terus demi masyarakat,” katanya.

Dalam sosialisasi tersebut, Supervisor Kesehatan, Keselamatan Kerja Lingkungan (K3L) PLN Area Bali Selatan I Dewa Gede Gina Sanjaya menyampaikan informasi mengenai hal-hal yang berpotensi menimbulkan bahaya berkaitan dengan listrik.

“Banyak terjadi kebakaran yang disebut karena korsleting listrik. Pastikan instalasi listik aman, gunakan yang sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI),” jelas Gina.

Sosialisasi ini juga dilakukan atas kerjasama dengan PLN APP Bali yang menjelaskan secara detil mengenai jarak aman hingga bahaya bermain layang-layang dekat dengan jaringan listrik. PLN menghimbau masyarakat juga dapat lebih peduli terhadap keselamatan ketenagalistrikan. Apabila masyarakat mengalami gangguan kelistrikan atau mengetahui adanya potensi bahaya kelistrikan dapat menghubungi Contact Center PLN 123 melalui telepon ke (kode area) 123, Facebook PLN 123, Twitter @pln_123, email pln123@pln.co.id, atau melalui aplikasi PLN Mobile. (wid)