KETERANGAN - Manager Distribusi PLN Distribusi Bali Eko Mulyo HW memberi keterangan pers kepada media terkait terjadinya pemadaman total di Denpasar, Rabu (5/9).

Denpasar (Bisnis Bali) – Terganggunya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pacitan, Jawa Timur yang menyebabkan PLTU Paiton, Jawa Timur padam, berimbas terjadinya black out (listrik padam total) di Bali. Kondisi ini terjadi sekitar 1 jam.

“PLN Distribusi Bali memastikan penormalan selesai hingga sore sehingga seluruh daerah di Bali kembali normal teraliri listrik,” ungkap Manager Distribusi PLN Distribusi Bali Eko Mulyo HW dalam konferensi perss Denpasar, Rabu (5/9).

Dari total daya Bali yang 1290 MW (Mega Watt) sebesar 25 persen (340 MW) disuplai dari Jawa lewat kabel laut. Jadi ketika PLTU Paiton padam maka listrik di Bali padam total.

“Paiton trip. Lalu sistem di Bali kehilangan suplai beban seketika. Maka jadi black out, mati total sekitar 1 jam,” terang Eko Mulyo seraya menambahkan sebelum padam, beban puncak listrik di Bali sekitar 680 MW pada pukul 11.00 WITA. Sementara black out mulai sekitar pukul 12.30 Wita. Pemulihan bertahap dimulai sekitar pukul 13.30 Wita sehingga sejumlah di daerah di Bali listriknya mulai menyala.

Penyebab gangguan di PLTU Pacitan, masih diinvestigasi. “Nanti ada penjelasan lebih lanjut,” imbuhnya. “Ini pertama kali black out. Tahun 2017 tidak pernah terjadi. Semoga ini yang terakhir,” harap Eko Mulyo lantas menambahkan selama pemadaman total, objek vital sudah menjadi prioritas sehingga sudah langsung menyala. (wid)