Denpasar (Bisnis Bali) –  Demi mengatasi persaingan bisnis kebaya yang kian ketat, sebagian besar pebisnis kebaya tak hanya menyediakan produk variatif dan up to date. Untuk menggaet konsumen pebisnis butik kebaya juga menyediakan konsultasi ringan seputar kebaya.

‘’Dengan layanan ini, konsumen dapat kesempatan berkonsultasi ringan seputar warna atau tren yang sesuai digunakan, sehingga lebih pas dan percaya diri saat memakainya,’’ ujar Riska, salah seorang pengelola butik kebaya, di kawasan Denpasar, Rabu (4/9).

Di butiknya ini, konsumen akan mendapat banyak pilihan motif dan varian, serta bisa membeli bawahan dan aksesorinya, termasuk pakaian adat untuk pria mulai anak-anak hingga dewasa juga tersedia.

“Kian menjamurnya bisnis butik kebaya di kawasan Denpasar belakangan ini,  menyebabkan persaingan semakin ketat dan harga jual produksemakin kompetitif belakangan ini, sehingga kami mengandalkan kiat ini,” ungkapnya.

Selain itu, segmen pasar butik ini, tak hanya kalangan ekonomi atas, juga kalangan masyarakat umum dengan menyediakan produk kebaya jadi mulai harga Rp150 ribu per pcs.

Untuk memudahkan konsumen mencari perlengkapan lainnya, ia juga menyediakan berbagai jenis kain bawahan dan selendang seperti sutra, endek, songket jumputan, hingga kain batik.

‘’Harga yang kami jual mulai Rp150 ribu hingga Rp550 ribu untuk jenis kain bawahan, sedangkan selendang mulai Rp15 ribu hingga Rp45 ribu perhelai,’’ terangnya.

Hal senada diungkapkan Sutiari, pengelola butik kebaya lainnya.

‘’Dalam menghadapi persaingan pasar yang makin ketat ini, kami berusaha untuk meningkatkan varian produk, termasuk kain bawahan, dan aksesori lainnya,’’ ujarnya.

Pihaknya juga berusaha menyediakan produk yang lebih lengkap, karena ada kecendrungan konsumen tertarik dengan produk lainnya, sehingga pihaknya bisa meningkatkan pendapatannya.

‘’Dengan kiat ini, kami mampu menjual puluhan pcs varian pakaian adat per hari,’’ ungkapnya.

Menyikapi persaingan ini, pihaknya juga mengutamakan mutu. Ia menekankan produk butik tak selalu mahal, terbukti ia juga menyediakan kebaya jadi dengan harga relatif murah mulai Rp150 ribu per pcs.

‘’Dengan belanja di butik, kelebihan konsumen dapat kesempatan berkonsultasi ringan seputar warna atau tren yang sesuai digunakan konsumen, sehingga lebih pas dan percaya diri saat memakainya,’’ jelasnya.

Pihaknya optimis, pasar menengah ke bawah cukup berpotensi ke depannya, sehinggaa pihaknya menyediakan produk yang sesuai dengan selera dan harga yang terjangkau pula. (aya)