Semarapura (Bisnis Bali) – Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta membuka pembekalan calon anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) peserta Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) 2018 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Minggu (2/9).

Ketua Orari Daerah Bali, Ida Bagus Gede Arnawa, SE menyatakan apresisasinya terhadap jumlah peserta, yang membuktikan masyarakat sudah sadar dalam menggunakan frekuensi radio harus mempunyai izin. Dengan jumlah 612 peserta, di antaranya calon anggota Orari berjumlah 574 orang, dan yang naik tingkat dari siaga ke penggalang sebanyak 35 orang, serta dari penggalang ke penegak sebanyak 3 orang.

“Saya berharap ke depannya tidak ada lagi penggunaan frekuensi yang bersifat mengganggu frekuensi seseorang yang sedang melakukan komunikasi,” ungkap Arnawa.

Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta menyatakan, Orari sebagai organisasi pengguna radio komunikasi selalu membantu pemerintah dalam penyebarluasan informasi, baik yang bersifat edaran maupun tentang kejadian di masyarakat.

Memiliki izin berarti mengetahui tata cara dan prosedur penggunaan radio dalam berkomunikasi dan dapat memahami hak, kewajiban, dan konsekuensi baik secara pribadi maupun sebagai anggota orari, dalam kaitannya dengan masyarakat dan negara.

“Badan Monitor Frekuensi dan Spektrum Radio agar dapat menegakkan peraturan penggunaan radio dan frekuensi sehingga dapat menekan akses negative dari pemakai radio dan frekuensi yang suka mengganggu, terlebih yang tidak mempunyai izin,” pinta Kasta.

Wakil Bupati I Made Kasta selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kabupaten Klungkung mengharapkan anggota baru Orari yang sudah mendapatkan sertifikat ujian negara dan pembekalan agar mengetahui etika dalam berkomunikasi.

Pembukaan pembekalan diisi dengan penyerahan naskah ujian dari Kepala Seksi Pelayanan Amatir Radio dan Komunikasi Radio Antar Penduduk Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI  Iman Prakoso, SH, MH kepada Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Klas 1 Denpasar Zainuddin Kalla.

Pembekalan diisi dengan lima materi, diantaranya Pancasila, Peraturan Kegiatan Amatir Radio, Teknik Radio, Bahasa Inggris, dan Kode Morse Internasional. Setelah mendapatkan pembekalan para peserta akan melakukan UNAR berlokasi di Gedung SMPN 1 Semarapura. (dar)