Denpasar (Bisnis Bali) – Topi bling-bling saat ini sedang tren. Tak hanya di kalangan remaja, juga di kalangan sosialita. Perbedaannya hanya terletak pada merk dan harga topi. Selain dapat mempercantik penampilan, topi juga berfungsi melindungi kepala dari sengatan sinar matahari.

“Kalau topi selama ini memang lebih banyak dicari oleh kaum pria. Tapi belakangan sangat banyak model topi yang dibuat khusus untuk wanita, sehingga mampu menarik minat konsumen,” tutur Putu Sulis menjaga butik di Jalan Waturenggong Denpasar.

Sebelumnya tren topi wanita lebih feminim dengan bentuk bundar dan pinggiran lebar yang bisa melindungi wajah dari paparan sinar matahari. “Sekarang topi yang tren, modelnya lebih casual. Bentuknya sama seperti topi cowok, cuma yang membedakan adalah warnanya yang bling – bling,” ucapnya.

Warna tersebut membuat topi terkesan lebih feminim, tapi tetap casual saat digunakan. “Topi ini sedang banyak peminatnya. Selain topi bling-bling ini, ada satu lagi model topi wanita yang sedang tren yaitu topi model Gucci,” tukasnya.

Kedua topi tersebut bentuknya standar seperti topi pria, namun aksesoris dan bahan topi membuat topi terkesan feminin dan lebih tepat digunakan oleh wanita. “Penjualan kedua topi cukup bersaing, ya 50:50. Tapi tren terbaru memang yang bling – bling, jadi kemungkinan penjualan akan lebih banyak,” tukasnya.

Meski demikian ia mengakui tak semua orang percaya diri menggunakan topi bling-bling. Sedangkan untuk topi Gucci memang warnanya lebih soft dan bisa cocok untuk semua orang.

Terkait harga, topi bling-bling harganya lebih mahal yaitu Rp100 ribu. Sementara topi Gucci harga lebih terjangkau yaitu Rp55 ribu. (pur)