Pempek Frozen, Cara Praktis untuk Rumahan

79

Denpasar (Bisnis Bali) – Pempek atau empek-empek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari daging ikan. Meski terkesan sederhana dan gampang dibuat, namun jika komposisi atau takarannya tidak tepat tak akan bisa menghasilkan olahan ikan yang enak.

“Komposisi harus sesuai sehingga tekstur pempek yang dihasilkan pas, kenyal dan rasanya enak,” ungkap Cik Mariana, salah seorang penjual pempek di Denpasar.

20 tahun menjadi penjual makanan khas Palembang ini membuat ibu keturunan Cina Palembang ini dikenal di kalangan masyarakat khususnya rumah makan yang menyediakan menu pempek ini. “Awalnya saya jual pempek untuk keperluan pesanan cathering saya saja, namun karena pembuatannya harus dengan teliti agar hasilnya pas, saya sekarang juga menerima pesanan pempek frozen atau pempek beku yang disimpan di kulkas dan baru dikeluarkan saat ingin diolah,” tambahnya.

Rasa empek empek frozen ini tak kalah dengan yang fresh. Produk ini dibuat untuk memenuhi beberapa hotel dan restauran yang menyediakan menu pempek tapi tak ingin repot membuatnya. Selain itu, pempek beku ini juga cukup praktis untuk pesanan rumahan.

Meski bersifat beku, akan lebih baik diolah tidak lebih dari 1 minggu setelah pembuatan karena bahan pempek ini biasanya dari olahan ikan yang pastinya tidak tahan terlalu lama.

“Kalau jenis yang dibuat banyak, tergantung pesanan konsumen. Tapi umumnya sih yang kita buat pempek jenis kapal selam, lenjel, belah dan telor kecil. Kalau pempek tahu, pastel dan pistel biasanya kalau ada pesanan khusus, karena sifatnya tidak terlalu tahan lama,” jelasnya.

Yang paling penting dalam pengolahan makanan ini adalah ketepatan memasaknya, agar matangnya pas, selain itu yang menentukan juga adalah cuko atau kuahnya. “Bumbu cuko simple saja, hanya gula merah, gula putih, bawang putih dihaluskan, cabe rawit dihaluskan, garam dan asam jawa. Yang penting komposisi pas, rasa pasti enak,” ujarnya.

Untuk pempek frozen jenis kapal selam satu bungkusnya dijual seharga Rp50 ribu isi lima biji. Sedangkan pempek lenjer untuk 5 biji ukuran besar dijual Rp35 ribu. Bahan yang digunakan kebanyakan dari ikan tenggiri, udang dan tuna. (ita)