Mangupura (Bisnis Bali) – LPD Desa Adat Tandeg, Kuta Utara, Badung mencatat pencapaian laba hingga Agustus 2018 Rp1,4 miliar. Angka tersebut menunjukan pencapaian yang optimal dilihat dari target hingga akhir tahun yaitu Rp1,7 miliar.

Kepala LPD Desa Adat Tandeg, I Wayan Sutayasa, mengaku optimis target tercapai hingga akhir tahun, bahkan diprediksi menginjak angka Rp1,8 miliar. Kepemilikan aset tercatat sudah mencapai Rp48 miliar, naik Rp4 miliar dari akhir tahun 2017. “Tiga tahun terakhir ini perolehan cukup baik, yang terus menunjukan peningkatan,” ujarnya.

Dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun LPD Desa Adat Tandeg yaitu Rp21,8 miliar berupa tabungan dan Rp17,9 miliar berupa deposito. Angka itu pun mengalami peningkatan cukup baik dari akhir Desember 2017 yaitu Rp19,4 miliar berupa tabungan dan Rp17,4 miliar deposito.

“Jika deposito itu fluktuatif, bahkan pada bulan lalu sempat menginjak angka Rp18 miliar. Bulan ini (Agustus) beberapa deposito sudah ada yang cair,” jelasnya.

Demikian juga penyaluran kredit mengalami peningkatan, yang tercatat hingga akhir Agustus 2018 Rp32,3 miliar. Sedangkan akhir Desember 2017 penyaluran kredit hanya Rp28,4 miliar. Perkembangan kredit cukup bagus seiring dengan perkembangan usaha di masyarakat juga mulai bergerak.

Sutaya menjelaskan, saat ini banyak masyarakat yang mengembangkan usaha guest house. Hal ini didorong sektor pariwisata di wilayah Desa Adat Tandeg yang terus berkembang. Dengan ini, pihaknya memberikan kemudahan bagi permintaan kredit produktif. Seperti memberikan suku bunga lebih ringan untuk keperluan kredit dengan plafon yang cukup besar.

Namun dia mengaku tetap melakukan analisis terhadap calon nasabah kredit. “Prinsip kehati-hatian tentu diterapkan, namun tidak saklek dengan melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kita upayakan membantu masyarakat, karena LPD adalah milik masyarakat,” imbuhnya. (wid)