Risiko Kredit Macet di Penjualan Motor Optimis Terjaga

13

Denpasar (Bisnis Bali) – Motor seri terbaru masih diminati masyarakat, terutama ada kemudahan sistem kredit. Hingga saat ini, dari sisi kredit macet tergolong terjaga di angka normal.

“Hingga saat ini risiko kredit macet masih terjaga mengingat kepatuhan konsumen membayar masih tergolong baik,” kata marketing salah satu diler Honda di Sanur, Arifin.

Keberadaan motor baru khususnya matik dengan sistem kredit masih tergolong tinggi peminatnya. Pertumbuhan kredit motor di kisaran 20 persen, namun masih berpeluang meningkat hingga akhir tahun.

“Peluang masih ada karena sistem kredit memberikan kemudahan bagi konsumen,” nilainya.

Terkait risiko kredit macet, ia optimis di Bali banyak konsumen jujur sehingga tak banyak ada kredit bermasalah. Walaupun ada anggapan kredit bermasalah tumbuh, namun di tempatnya tidak terjadi. “Telat satu sampai dua hari wajar karena belum berindikasi kredit macet,” ujarnya.

Untuk akhir Agustus ini, penjualan berjalan seperti normal. Untuk antispasi kredit bermasalah, semua diserahkan ke perusahaan pembiayaan yang tentunya sudah melakukan antisipasi dengan mengingatkan kepada konsumen untuk membayar angsuran tepat waktu supaya mereka tidak kena denda.

Hal sama dikatakan marketing diler Yamaha, Agus Adi. Tren penjualan motor masih menunjukkan peluang yang baik sehingga pertumbuhan kredit memungkinkan terjadi. Daya beli masyarakat masih tinggi, khususnya dengan sistem kredit yang 70 persen menyumbang penjualan. Untuk jenis motor tetap jenis matik mendominasi, disusul sport dan cub.

“Semua bisnis ada risiko tetapi untuk kredit tergolong aman dan lancar,” jelasnya. (dik)