Infrastruktur Pariwisata di Karangasem mesti Dibenahi

15

Amlapura (Bisnis Bali) – Infrastruktur pariwisata di Karangasem mesti ditata, dilengkapi dan yang belum baik mesti diperbaiki. Hal itu karena ke depan, Bali termasuk Karangasem mesti mampu meningkatkan dan mengoptimalkan pembangunan dari sektor pariwisata.

Hal itu merupakan salah satu rekomendasi Pimpinan Cabang (PC) Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Karangasem, yang disampaikan kepada Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, di Kantor Bupati di Amlapura Selasa (21/8) lalu.

Ketua PC KMHDI Karangasem, Putu Eka Karmadi Wijaya, S.Pd., menyampaikan, guna wisatawan tidak jenuh berkunjung ke Karangasem, mesti ada pembenahan infrastruktur, penataan guna memperindah dan membuat unik objek wisata.

Menurut  Eka Karmadi, dari segi jumlah kamar penginapan di Karangasem sudah cukup, tinggal bagaimana mengelola secara profesional, sesuai standar internasional. Selain itu, penyediaan transportasi yang berkelanjutan, yang relatif  lebih murah atau transportasi massal juga sangat perlu.

‘’Petunjuk arah di persimpangan jalan juga sangat minim, bahkan tak ada. Akibatnya, wisman yang menyetir kendaraan sendiri sering kebingunan di persimpangan jalan. Saat mereka bertanya tentang arah jalan, masyarakat lokal juga kesulitan dengan komunikasi bahasa asing. Situasi begini tak boleh dibiarkan lama terjadi, kalau kita ingin profesional dan memberikan kenyamanan bagi wisman yang kita harapkan lebih banyak datang membawa dolar,’’ papar Eka Karmadi.

Sementara itu, Sekretaris PC Gede Ngurah Wedagama menambahkan, tentang perlunya menulis dan mencetak buku-buku atau  brosur tentang lokasi, sejarah keberadaan destinasi seni dan kebudayaan yang ada di desa-desa di Karangasem. Apalagi di desa-desa yang unik, seta sudah ditetapkan menjadi desa wisata.

Kelompok pesona wisata juga perlu diaktifkan, sehingga masyarakat setempat menyadari pentingnya berpartisivasi atau mengelola desa wisata yang bersih lingkungannya, lebih sehat, indah  dan nyaman dikunjungi.

‘’Di objek wisata atau di desa wisata yang belum ada, perlu dibentuk organisasi badan pengelola dan pengawasan agar hasil pariwisata dapat bermanfaat dan dapat menjadi pemasukan Pemkab untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pembangunan,’’ tambah Wedagama.

Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menyambut baik rekomendasi dan masukan dari kalangan generasi muda kreatif, khususnya dari KMHDI Karangasem itu. Pihak KMHDI juga nantinya diharapkan ikut aktif berkreasi, menjadi pionir dalam pembangunan, seperti mengelola objek wisata atau desa wisata.

Ilmu dari kalangan mahasiswa yang tergabung dalam KMHDI juga mesti disebarluaskan, minimal mampu menjadi pionir di wilayah desanya atau  terdepan dalam mendorong kemajuan pembanguan di desa. (bud)