Denpasar (Bisnis Bali) – Pascakebakaran yang terjadi Sabtu (11/8) lalu dan menghanguskan 108 kios dan los tak membuat aktivitas jual beli di Pasar Anyar Sari atau Pasar Batukandik menjadi lumpuh. Keramaian masih tmpak sepertip hari-hari biasa, walaupun pedagang sarana upakara serta sebagaian pedagang buah tidak bisa melakukan aktivitasnya.

Tampak areal pascakebakaran telah dibatasi garis polisi dan tak ada aktivitas di dalamnya pada Selasa (14/8). Namun sekitar wilayah tersebut masih difungsikan untuk berjualan, seperti pedagang canang yang dengan memanfaatkan sebuah meja untuk berjualan. Demikian aktivitas pedagang lainnya yang tidak terdampak, masih terlihat kondusif, yang seperti biasa melayani pembeli.

Salah seorang pedagang bumbu dapur, Ibu Dewa mengaku, aktivitas masih seperti hari-hari biasa. Dia yang kiosnya terletak beberapa meter dari kios yang terbakar tersebut mengatakan lingkunganan masih kondusif dan pelangggannya masih ada yang datang. Hanya saja pedagang terdampak yang memang tidak bisa berjualan. Selain barangnya habis dilahap api, tempat juga masih dalam pencaharian, ungkapnya.

Terkait nasib pedagang yang terdampak, Dirut PD Pasar Kota Denpasar Ida Bagus Kompyang Wiranata, mengatakan, saat ini pra relokasi telah dilakukan, yang para pedagang disarankan untuk mencarai tempat yang nyaman dan sesuai serta memungkinan untuk berjualan. Pedagang terdampak saat ini sudah ada yang mulai berjualan. Kami bebaskan mencari tempat, yang terpenting tidak menganggu aktvitas lain yang juga diawasi oleh petugas pasar, ungkapnya sembari mengatakan itu alternatif pertama untuk saat ini.

Tahap selanjutnya, pihaknnya sudah menyiapkan titik-titik untuk dilakukan relokasi. Masing-masing titik tersebut ada di blok 1, 2 dan 3 hingga di parkir bawah, yang rencananya lahan parkir akan difokuskan di atas. Kami siapkan beberapa planning, yang terpenting bagaiamana pedagang bisa nyaman dan beraktifitas kembali untuk saat ini, ungkapnya.  (wid)