Denpasar (Bisnis Bali) – Minat masyarakat untuk menyimpan dananya di perbankan masih menunjukkan peningkatan pada semester I 2018 ini. Itu terlihat dari pertumbuhan simpanan berbiaya murah atau current account saving account (CASA).

“Peningkatan rekening tabungan yang bersifat granular pada semester I membawa pengaruh positif pada pertumbuhan CASA yaitu giro dan tabungan,” kata Regional Head PT Bank Danamon Bali-Nusa Tenggara, I Gusti Agus Indrawan di Renon.

Pertumbuhan CASA untuk wilayah Bali, NTB dan NTT bergerak positif menuju double digit. Ini membuat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada semester I 2018 kian tumbuh. Itu  terlihat dari pencapaian DPK di ketiga wilayan tersebut hingga Juni mencapai Rp2,94 triliun meningkat 6,49 persen year on year (yoy) dibandingkan kondisi sama 30 Juni 2017 mencapai Rp2,765 triliun.

“Sementara dibandingkan 31 Maret 2018 yang mencapai Rp2,769 triliun, DPK bank alami peningkatan 6,34 persen (QoQ),” katanya.

Lopes biasa ia disapa mengakui, peningkatan juga terjadi dari sisi kredit di mana per 30 Juni 2018 penyaluran pinjaman telah menmbus Rp2,12 triliun atau meningkat 4,81 persen (yoy) dibandingkan kondisi sama tahun lalu mencapai Rp2,03 triliun.

Membaiknya kinerja tersebut, kata Agus Indrawan, juga tampak secara nasional di mana giro dna tabungan bank yang berdiri sejak 1956 tersebut naik 9 persen menjadi Rp50,9 triliun. Sedangkan rasio CASA membaik menjadi 48,2 persen dari 44,3 persen pada periode yang sama pada tahun sebelumnya karena peningkatan rekening tabungan yang bersifat granular.

 “Deposito memnag tercatat turun 7 pesren menjadi Rp 54,5 triliun, karena bank melakukan pelepasan dana mahal,” paparnya.

Struktur pendanaan yang lebih baik ini menghasilkan biaya dana (cost of fund) yang lebih rendah serta membangun fondasi yang baik untuk pertumbuhan ke depannya. Lopes juga menegaskan rasio kredit terhadap total pendanaan atau loan to funding ratio (LFR) terkelola dengan baik pada tingkat 94,1 persen.

 “Bank menggenjot CASA dalam upaya mendapatkan margin keuntungan yang lebih baik,” ucapnya. (dik)