Denpasar (Bisnis Bali) – Aneka produk unggulan hasil produksi  para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memiliki pasar yang luas dan prosfektif. Bukan hanya pasar asing, melainkan pasar lokal dan domestik  juga sangat potensial. Asalkan, para UMKM mampu memberikan produk yang berkualitas, model bentuk motif yang kreatif dan inovatif serta cara pemasaranya dengan jemut bola. Artinya, para UMKM aktif memperkenalkan, mempromosikan produknya sampai menjajakan langsung kepada konsumen.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa, S.E.,M.M., Jumat  (10/8) di Denpasar menegaskan, perkembangan pelaku UMKM di Bali cukup bagus. Terbukti, terjadinya perkembangan hasil produk yang diminati konsumen. Bukan hanya konsumen asing, karena Bali merupakan pintu gerbang aktivitas ekspor ke seluruh negara di dunia. Tapi juga konsumen lokal dan dimestik. ‎Hal ini dapat dibuktikan, akhir-akhir ini  di tempat-tempat strategis atau pasilitas umum sering diselenggarakan event atau pameran.

Ternyata produk para UMKM banyak peminatnya, terbukti setiap ajang pameran rame pengunjung. Seperti event tutup tahun yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar yakni Denpasar Festival (Denfest), para UMKM menyugugkan produk ungulannya. Dan masyarakat lokal berduyun-duyung memadati kawasan Jalan Gajah Mada, diseputaran Jalan Veteran dan tengah lapangan Puputan. Bukan hanya melihat, tapi membeli aneka produk unggulan UMKM. Baik kuliner, kerajinan dan lainnya.

”Berbagai kegiatan sekarang ini digabung dengan pameran selama tiga sampai lima hari. Peserta pameran yakni para UMKM juga banyak dan menyugukan produk adalannya masing-masing. Kalau pameran banyak pedagangnya maka pengunjung akan banyak yang datang dan langsung bertransaksi,” tegasnya. (sta)