Mangupura (Bisnis Bali) – Gempa berkekuatan cukup besar, yakni 7,0 Skala Richter yang terjadi pada Minggu (5/8) malam dan berpusat di Lombok, Nusa Tenggara Barat tidak hanya dirasakan oleh warga setempat. Gempa ini juga terasa dan berdampak hingga di Bali.

Berdasarkan data BMKG, gempa ini merupakan rangkaian gempa yang terjadi pada Minggu (29/7). Gempa berkekuatan 6,4 SR saat itu juga berpusat di Lombok dan dirasakan cukup kuat hingga di Bali. Gempa tersebut disertai dengan beberapa kali gempa susulan. Kemudian gempa kali ini, menurut BMKG dikatakan sebagai gempa puncak, bahkan sempat dinyatakan berpotensi terjadinya tsunami. Akibat bencana alam ini tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan di wilayah Lombok, namun juga terdampak di beberapa tempat di Bali, termasuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi mengatakan pasca gempa terjadi, pihak bandara telah melakukan pengecekan fasilitas utama penerbangan seperti runway, taxiway dan apron. Semua fasilitas tersebut dinyatakan dalam keadaan normal. Tak hanya itu, operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali juga dinyatakan berjalan normal.

“Demi keselamatan dan keamanan penumpang, pihak kami langsung melakukan peninjauan secara berkala pada beberapa sarana dan fasilitas, baik di landside maupun airside, serta kami meminta maaf jika terdapat hal-hal yang menganggu kenyamanan penumpang pada saat proses pembersihan dari sarana ataupun fasilitas yang terdampak di area terminal,” ujar  Yanus.

Ia mengakui, akibat getaran gempa yang cukup keras mengakibatkan terjadi kerusakan ringan pada beberapa fasilitas penunjang gedung terminal Bandara I Gusti Ngurah Rai. Terhadap hal ini dilakukan perbaikan secepatnya yakni kurang dari 24 jam mengingat kerusakan yang terjadi tidak terkait dengan struktur bangunan terminal.

Pascagempa tidak terjadi pembatalan jadwal penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hingga Senin (6/8) jadwal penerbangan masih berjalan normal, baik dari maupun ke Bali.

Terkait situasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, pihak bandara mengimbau kepada calon penumpang untuk menghubungi Contact Center di nomor 172 maupun di akun twitter @angkasapura172 agar memperoleh informasi yang valid. (dar)