Singaraja (Bisnis Bali) – Sejumlah perajin di Kabupaten Buleleng mulai merasakan perekonomian di Bali berangsur membaik. Di mana pasar internasional mulai terbuka, sehingga perajin mendapat peluang menjual aneka produk kerajinanya sampai ke luar negeri.

Seperti perajin aluminium dari Desa Menyali Buleleng, I Ketut Sukra Wenten. Ketika dijumpai di stan kerajinan pada Bulfest 2018 mengatakan, pasar global memasuki tahun kini sudah membaik, ditunjukkan aneka produk kerajinan aluminiumnya mampu tembus sampai Belanda.

“Meskipun sempat mengalami penurunan pendapatan karena anjloknya perekonomian di akhir 2017, kini sudah membaik dan permintaan dari pasar suvenir di Bali yang bekerjasama dengan pasar luar negeri sudah mulai ramai,”katanya.

Persentase peningkatan pendapatan dirasakannya hingga 80 persen. Apalagi saat ini keikutsertaannya dalam kegiatan tahunan pemkab Buleleng seperti Buleleng Festival cukup mendongkrak penjualan aneka produk kerajinannya.

“Adanya Bulfest ini juga sangat membantu dalam hal pemasaran dan pengenalan produk kami lebih luas karena yang berkunjung ke Bulfest berdasarkan pantauan kunjungan ke stand kami tidak hanya dari masyarakat lokal bahkan ada wisman dan wisdom,”imbuhnya. (ira)