Denpasar (Bisnis Bali) – Emas putih kini banyak menjadi pilihan. Alasannya, warna perhiasan dari emas putih tak mengalami perubahan dan kilaunya tetap terjaga. Berbeda dengan emas kuning yang mudah berubah warna jika bersentuhan dengan keringat maupun zat kimia tertentu. Apalagi jika memakai emas di bawah emas murni 24 karat, perubahan warna akan semakin cepat terjadi.

Salah seorang pengelola toko emas, di jalan Hassanudin, Ridwan ,mengungkapkan sebagian wanita enggan memakai emas kuning dengan alasan takut terlihat mencolok sehingga mengundang orang jahat melakukan hal yang buruk. “Sehingga sebagian kaum wanita cenderung memilih aksesori cincin, gelang dan kalung yang berbahan dari emas putih,” ujarnya Senin (30/7).

 “Emas putih sekilas terlihat seperti bukan logam mulia sebab warnanya hampir sama persis seperti perak apabila diamati dari kejauhan. Namun bila diperiksa dari dekat maka kita akan menemukan perbedaan yang cukup mencolok antara emas putih dan perak.”

Emas putih juga bisa dijadikan opsi untuk berinvestasi selayaknya emas kuning dalam bentuk perhiasan. Ada kelebihan tersendiri yang ditawarkan logam mulia berwarna putih keabuan ini, di antaranya adalah tak terlihat berlebihan.

“Bagi mereka yang kurang menyukai emas berwarna kekuningan maka emas putih bisa menjadi pilihan untuk mengenakan logam mulia. Warnanya yang tidak terlalu mencolok membuat tampilan emas ini terkesan lebih ringan dan tidak berlebihan,” jelasnya.

Tampilannya memang cukup sederhana namun tetap memberikan kesan elegan sebab termasuk logam mulia dengan tampilan fisik khas. Emas kuning memang terkesan glamor sehingga lebih cocok dipakai oleh mereka yang sudah menginjak usia matang. Sementara bagi remaja dan anak muda yang ingin terlihat menarik, muda, dan juga modern, pantas sekali bila mengenakan emas putih.

“Perhiasan seperti kalung, gelang, cincin, dan sebagainya dari jenis emas putih akan sesuai dengan karakter mereka sebab warna emas putih tak semencolok emas warna kuning,” tandasnya.

Hal senada diungkapkan Hasan, salah seorang pengelola toko emas lainnya.

“Dalam memilih perhiasan, kebanyakan orang menghendaki adanya kombinasi antara logam mulia dengan batu mulia, semisal berlian, permata, dan sebagainya,” ujarnya.

Menggunakan emas putih untuk perhiasan pribadi dengan kombinasi bebatuan mulia adalah kombinasi tepat. Sebab emas putih memberikan efek warna pada batuan mulia semakin menonjol dan terkesan semakin berkilau. Sebaliknya, emas kuning justru akan mengalahkan pesona warna pada batuan tersebut menjadi redup.

‘’Mode aksesori emas yang uptodate juga cenderung digemari konsumen hingga saat ini,” ungkapnya.

Dengan menghadirkan desain dan motif yang uptodate ini, niscaya konsumennya akan bertambah, terlebih harga emas saat ini cenderung fluktuatif.

‘’Perhiasan atau aksesori selama ini, merupakan aksesori wajib yang harus dikenakan oleh perempuan untuk mendukung penampilan,’’ jelasnya.

Pihaknya menambahkan, aksesori yang dikenakan oleh wanita, khususnya emas ini, pihaknya rasa mampu memberikan pengaruh yang besar terhadap penampilan mereka. “Apalagi, variasi aksesori wanita tiap saat selalu bervariasi,’’ tandasnya. (aya)