Gianyar (Bisnis Bali) – Munculnya badan usaha seperti Bumdes di desa adat dipandang bukan jadi pesaing lembaga perkreditan desa (LPD). Ketua Badan Kerjasama (BKS) LPD Provinsi Bali, Nyoman Cendikiawan Jumat (27/7) mengatakan, LPD siap bersanding dengan Bumdes.

Kepala LPD Talepud ini mengungkapkan LPD dari dulu telah memiliki selogan bersaing dan bersanding. Ini artinya bersaing sehat dengan meningkatkan kualitas SDM. LPD siap bersanding dengan Bumdes. Bersanding ini dalam artian bersama-sama membangun ekonomi Bali sesuai dengan pangsa pasar masing-masing.

Dipaparkannya, tidak ada kekhawatiran pengurus LPD dengan kemunculan Bumdes. Sebaliknya dengan adanya, Bumdes bersama LPD desa adat akan semakin kuat dalam pengembangan perekonomian desa.  Ia melihat Bumdes memiliki kegiatan usaha lebih banyak ke penjualan. Berbeda halnya LPD memiliki kegiatan usaha di simpan pinjam.  Ketika LPD dan Bumdes bersinergi akan menjadi kekuatan besar memperkuat perekonomian masyarakat di desa adat.

Menurutnya, jika Bumdes ingin menambah modal berupa dana pinjaman bisa memanfaatkan fasilitas kredit di LPD. Lembaga keuangan milik  desa adat khususnya LPD siap memberikan pinjaman dengan bunga yang bersaing.

Ia meyakinkan dengan memanfaatkan dana pinjaman di LPD, Bumdes juga akan semakin kuat. Ini agar omset penjualan Bumdes menjadi lebih besar

Nyoman Cendikiawan menegaskan dengan bersinergi dengan LPD keuntungan Bumdes akan semakin besar. ” Ini sinergi yang mutualisme,” ucap Cendekiawan. (kup)